Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panglima TNI Olahraga Pagi dan Bergoyang 'Duma' Bersama Prajurit
Friday 06 Feb 2015 12:56:30
 

Tampak dalam gambar Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko di dampingi para Kepala Staf Angkatan AD,AU,AL dan para prajurit setelah olahraga bersama di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (6/2).
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal Dr. Moeldoko memimpin olahraga bersama dengan para prajurit TNI di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (6/2). Moeldoko mengatakan, olahraga ini untuk mempererat hubungan antara korps TNI.

"Sekarang di Kopassus, nanti di Marinir, Paskhas, dan Kostrad," kata Moeldoko di Mako Kopassus, Jakarta, Jumat (6/2).

Menurutnya, olahraga tak hanya diikuti oleh personel prajurit laki-laki, tapi juga diikuti oleh Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat). "Dan kegiatan ini akan rutin sebulan sekali akan dilakukan," ujarnya.

Prajurit TNI berjoget bersama dengan alunan musik dangdut. Turut di hadiri Kasad Jenderal Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana Ade Supandi, Kasau Marsekal Agus Supriatna.

Dalam rangkaian acara tersebut, olahraga bersama prajurit merupakan bentuk kehidupan sehari-hari dari prajurit TNI. Hal itu dimaksudkan agar kondisi prajurit TNI selalu sehat dan siaga dalam menjaga kemanan negara.

Selesai bergoyang Panglima didampingi para Kepala Staf Angkatan memberikan keterangan kepada awak media yang sudah menunggu, terkait situasi memanasnya hubungan dua lembaga penegak hukum KPK dan Polri, Panglima menyatakan, kondisi ini belum sampai mengganggu stabilitas keamanan nasional.

Namun, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan Tentara Nasional Indonesia siap membantu stabilitas keamanan negara terkait perseteruan KPK dan Polri.

"Saat ini belum ada instruksi Presiden terkait polemik KPK-Polri, namun kami selalu siap bila dibutuhkan untuk menjaga keamanan," kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko

Dia menjelaskan bukan wewenang TNI untuk turut campur dalam permasalahan terkait dengan politik.

"Kami tidak mau mengomentari masalah hukum dan politik pada saat ini, sebab itu sudah ada lembaga yang menangani," tegasnya.

Jenderal Moeldoko mengatakan, tugas dari TNI adalah menjaga stabilitas negara dan selalu berlatih mempersiapkan kemungkinan apapun tanpa berpihak, kecuali demi bangsa.

Dalam rangkaian acara tersebut, olahraga bersama prajurit merupakan bentuk kehidupan sehari-hari dari prajurit TNI. Hal itu dimaksudkan agar kondisi prajurit TNI selalu sehat dan siaga dalam menjaga kemanan negara.

Dia mengimbau kepada masyarakat luas agar tenang dan tidak perlu khawatir mengenai keamanan negara. Dia menyampaikan bahwa TNI masih ada dan siap membantu apabila dibutuhkan.

"Biar bagaimanapun kami mematuhi perintah jabatan tertinggi, dalam hal ini instruksi Presiden adalah yang kami laksanakan," katanya.

Moeldoko berharap semua aparat keamanan negara, termasuk unsur TNI, selalu kompak dan terkoordinasi setiap melaksanakan tugas.(bhc/yun)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2