Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panglima TNI Terima 24 Panser Anoa dari PT. Pindad
Saturday 15 Mar 2014 13:06:44
 

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima Panser Anoa 6x6 sebanyak 24 unit dari PLT Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Tri Hardjono di Markas PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jumat (14/3).(Foto: dok TNI)
 
BOGOR, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima Panser Anoa 6x6 sebanyak 24 unit dari PLT Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Tri Hardjono. Penandatanganan berita acara serah terima dilaksanakan di Markas PMPP (Pusat Misi Pemelihara Perdamaian) TNI, Sentul, Bogor, Jumat (14/3).

Dua puluh empat unit Panser Anoa ini akan digunakan untuk mendukung Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-B/UNAMID (United Nations Mission In Darfur) yang akan bertugas sebagai pasukan pemelihara perdamaian PBB selama satu tahun di wilayah Darfur, Sudan. Partisipasi kendaraan tempur PT. Pindad ( Persero) ini merupakan yang kedua kalinya setelah partisipasi dalam UNIFIL (United Nation Interim Force in Lebanon).

Jenderal TNI Dr. Moeldoko dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa, TNI dari waktu ke waktu selalu mengikuti perkembangan lingkungan strategis dengan sebaik-baiknya, karena persoalan keamanan dan pertahanan adalah sandang pangannya tentara, maka seluruh prajurit TNI juga harus merespon perkembangan dengan baik.

“Kebutuhan alutsista TNI adalah merupakan sebuah prasyarat untuk membentuk sosok prajurit TNI yang profesional”, ujar Panglima TNI.

Panglima TNI menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini PT. Pindad yang telah diberi kepercayaan untuk menyiapkan bagian dari alutsista TNI. Kepercayaan yang tinggi dari TNI kepada PT. Pindad dipelihara dengan sebaik-baiknya jangan sampai mutu standar Panser Anoa menurun.

Alutsista Panser Anoa adalah upaya maksimal dari negara yang diberikan kepada prajurit TNI, supaya para prajurit yang bertugas di daerah operasi merasa sangat bangga, bahagia dan aman serta nyaman.

“Panglima TNI dan prajurit merasakan kebanggaan tersendiri pada saat prajurit TNI bergabung dalam pasukan PBB, karena kendaraan tempur yang digunakan adalah buatan dalam negeri sendiri”, tegas Jenderal Moeldoko. (tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2