MEDAN, Berita HUKUM - 40 persen masyarakat Sumatera Utara tidak memilih alias Golput saat pelaksanaan Pemilu Kada Sumut dengan temuan beragam faktor yang mempengaruhinya.
Temuan ini diutarakan Humas Panwaslu Sumut, Fakhruddin Pohan sekaligus menjelaskan bahwasanya dalam Pilkada yang berlangsung kemarin ada tiga faktor penyebab tingginya angka partisipasi golput ini.
"Kalau dari panwas provinsi Sumatera Utara melihat tingkat partisipasi masyarakat yang tidak datang ke TPS itu sebesar 40-an persen, nah ini ada sebabnya, ada tiga faktor penyebab kenapa masyarakat tidak berpatisipasi untuk memili," ucap Fakhruddin, Jum'at (8/3).
Menurutnya, penyebab pertama karena ada masyarakat yang tidak terdaftar di DPT tapi dia sebagai pemilih kemudian kedua ada masyarakat terdaftar tapi tidak memilih karena tidak memiliki A4 atau undangan serta terakhir ketiga memang ada masyarakat yang tidak perduli.
Fakhruddin menambahkan Panwaslu Sumut tidak akan menyalahkan siapa-siapa dalam kondisi ini.
Namun hal ini merupakan tanggung jawab KPU dan juga masyarakat dalam memilih pemimpinnya. Panwaslu Sumut juga menyatakan penyelenggaraan Pilkada kali ini aman dan kondusif.(bhc/and) |