Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Afghanistan
Pasukan Amerika Tetap Berada di Afghanistan
Friday 16 Oct 2015 02:56:42
 

Obama mengatakan AS akan mempertahankan 5.500 pasukan di Afghanistan. Foto 14 tahun perang afghanistan.(Foto: Istimewa)
 
AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Presiden Barack Obama memastikan perpanjangan kehadiran militer Amerika Serikat di Afghanistan sampai setelah tahun 2016. Pernyataan ini dipandang mewakili perubahan kebijakan negara itu. Berbicara di Gedung Putih, Obama mengatakan AS akan mempertahankan 5.500 pasukan di negara itu ketika dia tidak lagi menjadi presiden pada tahun 2017.

Kebijakan sebelumnya adalah semua pasukan, kecuali kelompok kecil di kedutaan besar, dijadwalkan meninggalkan Afghanistan pada akhir tahun depan.

Tetapi militer Amerika menyatakan diperlukan lebih banyak pasukan untuk membantu Afghanistan menghadapi peningkatan ancaman Taliban.

Saat ini terdapat 9.800 pasukan AS di Afghanistan.

Minggu lalu, komandan tinggi militer Amerika di Afghanistan, Jenderal John Cambell, mengatakan AS seharusnya mempertimbangkan perpanjangan kehadiran militer disana setelah tahun 2016.

Pasukan Amerika akan ditempatkan di empat lokasi, Kabul, Bagram, Jalalabad dan Kandahar.

Sebelumnya Obama berencana mengurangi jumlah pasukan yang ditinggalkan di Afghanistan sampai sekitar 1.000 saat dia meninggalkan Gedung Putih pada bulan Januari 2017.

Namun keterlambatan lain dalam penarikan mereka dijadwalkan dan pengakuan bahwa perang terpanjang Amerika tidak akan disimpulkan pada jam tangannya.

Obama berkampanye sebagai presiden yang akan mengakhiri dua perang, dan keputusan Kamis adalah pembalikan politik besar yang membahayakan landasan warisannya. Keuntungan Taliban di Afghanistan dan banding dari Kabul untuk bantuan AS yang sedang berlangsung berkontribusi menunda penarikan pasukan dan menggarisbawahi kesulitan melanjutkan Obama dalam memenuhi niatnya untuk menghapus semua pasukan Amerika pada saat ia meninggalkan kantor.

Pada hari Kamis, namun, ia mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa ia tidak kecewa karena harus membuat pengumuman bahwa rencana penarikan itu telah ditunda. Sebaliknya, kata dia, tugasnya adalah membuat penyesuaian yang diperlukan diberikan pada peristiwa tersebut.

Dia juga menekankan bahwa misi tempur resmi ada telah berakhir, dan bahwa ia adalah seorang presiden yang tidak "tidak mendukung gagasan perang tak berujung." Dia mengakhiri perang Irak dan dihapus pasukan Amerika di sana pada tahun 2011.(BBC/cnn/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Afghanistan
 
  Afghanistan: Eks Presiden Ghani Minta Maaf Kabur ke Luar Negeri Demi 'Selamatkan Kabul dan 6 Juta Penduduknya'
  Afghanistan: Qatar dan Turki Memberi Jalan Bagi Taliban untuk Unjuk Gigi di Panggung Dunia
  Kesepakatan Taliban dan Trump yang Menjadi Kunci Kelompok Ini Menguasai Kembali Afghanistan
  Afghanistan: Perang Selama 2 Dekade, Berikut Fakta-faktanya dalam 10 Pertanyaan
  Biden Janji Bantu Afghanistan secara Berkelanjutan di Tengah Penarikan Pasukan AS
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2