RIAU, Berita HUKUM - Indonesia telah menunda pekan olah raga solidaritas Islam/ Islamic Solidarity Games (ISG) yang dijadwalkan akan digelar pada bulan Juni sampai Oktober 2013 mendatang, setelah pekerja konstruksi menutup stadion utama sebagai protes atas tidak dibayarnya secara penuh gaji mereka, demikian kata Panitia penyelenggara, Selasa (2/4).
5.000 atlet dari negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam sedianya juga akan mengambil bagian dalam edisi ketiga dari games pada 6 Juni-17 Oktober 2013 di kota Pekanbaru di pulau Sumatera itu.
Tapi, panitia sekretaris Timbul Thomas Lubis kepada AFP mengatakan, permainan akan diadakan dikadang-kadang pada bulan Oktober mendatang, namun sub-kontraktor yang disewa untuk membangun stadion utama marah karena mereka berutang 400 miliar rupiah ($ 41.200.000).
"Mereka menolak untuk membuka stadion untuk permainan sampai mereka dibayar penuh," katanya, menambahkan bahwa dana telah disiapkan sehingga sub-kontraktor harus menerima pembayaran mereka segera.
Ini adalah rasa malu terbaru untuk Indonesia dalam upayanya untuk menjadi tuan rumah acara olahraga besar setelah dua orang tewas dalam desak-desakan di sebuah stadion di Jakarta dalam sepak bola Asia Tenggara di akhir bulan November 2011 silam.
Lubis mengatakan, pekan olah raga solidaritas Islam juga telah dilanda oleh masalah lain, seperti kegagalan untuk memulai proses tender untuk beberapa kontrak yang berkaitan dengan permainan awal yang cukup, yang berarti mereka tidak akan lengkap pada waktunya.
"Kami merasa lebih baik untuk menunda pertandingan karena kurangnya persiapan. Kami mencoba memberikan yang terbaik untuk mendapatkan segala sesuatu agar masalah dapat diselesaikan, " tambahnya, seperti dikutip dari hurriyetdailynews.com.
Sebelumnya, edisi tahun 2009 permainannya meliputi sepak bola, bulu tangkis, dan panahan, juga ditunda dan kemudian dibatalkan atas sengketa antara negara-negara Arab dan Iran atas nama jalur air.(hdn/bhc/sya) |