ACEH, Berita HUKUM - Anggota DPR-RI Komisi VI, Marzuki Daud mengatakan telah menerima laporan resmi dari Gubernur Aceh, Zaini Abdullah serta Presiden PT Arun, Iqbal Hasan untuk berjuang keras merasionalisasikan percepatan pembangunan kilang PT Arun LNG dengan Kementerian ESDM juga Dirut PT Pertamina.
"Harapan mereka kepada kita untuk menyampaikan hal tersebut kepada Presiden SBY," kata Marzuki melalui telepon, Sabtu (11/5).
Jauh hari sebelumnya persoalan ini dibicarakan dengan Ketua Tim Pemantau Indonesia, Prio Budi Santoso. Katanya lagi, dalam hal ini dia menyebutkan sudah meminta Prio untuk memanggil Mentri Perekonomian beserta jajarannya agar membahas lebih mendalam lagi tentang pembangunan kilang minyak Bahan Bakar Minyak (BBM) di PT Arun Lhokseumawe.
"Ya, kita sudah memanggil para petinggi-petinggi pemerintah dan beberapa pihak untuk segera merasionalisasikan kilang tersebut," ujar Marzuki
Menurut dia, pada poin yang pertama regasifikasi kilang minyak di PT Arun itu akan sangat berfungsi untuk beberapa industri yang ada di Sumatera. Selain itu juga yang kedua berfungsi untuk menyerap ribuan tenaga kerja yang berada di daerah Aceh. Oleh sebab itu imbuh Marzuki, berharap agar peluang ini jangan sampai hilang yang kedua kalinya.
Laporan itu disebutkan ia terima dari Gubernur Aceh, Zaini Abdullah usai menyusun tim percepatan pembangunan kilang minyak BBM PT Arun LNG di Lhokseumawe pada Jum'at (10/5) kemarin.(bhc/sul)
|