Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Israel
Penembakan di Kedutaan Israel, 2 Orang Tewas
2017-07-25 07:57:34
 

Seorang polisi Yordania berjaga-jaga di sekitar Kedutaan Israel.(Foto: REUTERS)
 
YORDANIA, Berita HUKUM - Dua orang asal Yordania tewas dalam insiden penembakan di Kedutaan Israel yang terletak di ibu kota Yordania, Amman.

Penembakan juga telah membuat seorang warga Israel mengalami luka-luka.

Kepolisian setempat mengatakan kedua warga Yordania tersebut bekerja untuk sebuah perusahaan mebel dan memasuki kompleks kedutaan sebelum penembakan berlangsung. Menurut kepolisian, investigasi kini sedang berlangsung dalam "fase awal".

Belum diketahui rincian kejadian dan apa yang memicu penembakan. Pejabat Israel tidak berkomentar dan menerapkan larangan peliputan di dalam kedutaan.

Aparat keamanan telah menutup kedutaan dan para staf sudah dievakuasi. Kantor kedutaan itu terletak di Rabiyeh, kawasan elite Kota Amman.

yordaniaHak atas fotoAFP/GETTY IMAGES
Image captionPublik Yordania melancarkan protes terhadap aksi pengamanan Israel di sekitar Haram al-Sharif yang menampung Masjid Al-Aqsa.

Perseteruan di tempat suci

Pada Jumat (21/07), ribuan warga Yordania di Kota Amman melancarkan protes terhadap Israel atas pemasangan detektor logam di kompleks Haram al-Sharif. Tempat suci bagi umat Muslim dan Yahudi di Jerusalem Timur tersebut menampung Masjid Al-Aqsa.

Yordania, yang menduduki Jerusalem Timur pada 1949 hingga 1967, adalah pengurus kompleks suci itu.

Langkah pengamanan Israel di sekitar Haram al-Sharif telah memicu ketegangan antara aparat Israel dan warga Palestina. Sebanyak tiga penduduk Palestina dan dua polisi Israel telah meninggal dunia.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Israel
 
  Apresiasi Menlu RI Tidak Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel
  Siapa Kelompok Pemberontak Houthi di Yaman dan Mengapa Menyerang Kapal-kapal Kargo yang Menuju Israel?
  Israel Umumkan Kekalahan Terburuk di Gaza
  Dukung Fatwa MUI Soal Palestina, HNW Usulkan Adanya RUU Boikot Produk Israel
  Seruan Boikot Produk Israel Perlu Digaungkan Kembali pada KTT OKI di Riyadh
 
ads1

  Berita Utama
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

 

ads2

  Berita Terkini
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2