Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    

Pengguna BlackBerry Berniat Pindah ke Android
Sunday 15 Jan 2012 23:44:01
 

Penggunaan BlackBerry (Foto: Ist)
 
Jika diibaratkan seorang manusia, mungkin RIM (Research In Motion) saat ini sedang merasakan pergolakan batin. Pasalnya, menurut data dari Drippler.com, Minggu (15/1), agregerator berita mengenai gadget, sekitar 75 persen pengguna Blackberry ingin pindah ke smartphone lain.

Sebanyak jumlah itu, para pengguna BlackBerry ini, ingin beralih memakai handset besutan Android atau Apple. Sedangkan sisanya, 25 persen memiliki rencana untuk melakukan upgrade ke Blackberry lain. Tentu saja temuan ini sangat mengejutkan RIM.

Niat pindah ini merupakan data yang berasal dari satu juta pengguna Drippler. Data Drippler berasal dari informasi tentang jenis smartphone apa yang digunakan dan handphone apa yang mereka inginkan nantinya. Tidak diketahui jelas apa motif yang melatarbelakangi pengguna BlackBerry akan pindah ke platform lain.

Namun, demi mempertahankan eksistensinya, RIM mengumumkan update OS Blackberry 7.1 dan OS Playbook 2.0 pada pergelaran CES 2012 pada pertengahan Januari ini. Dengan demikian, RIM tidak hanya berharap pengguna BlackBerry tidak pindah ke handset lain, tapi juga malah dapat menambah pengguna baru.(sci/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2