Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Reshuffle
Pengusaha Meminta SBY Memastikan Isu Reshuffle.
Tuesday 20 Sep 2011 19:07:58
 

 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi bertemu dengan Presiden SBY untuk membicarakan isu reshuffle di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

Sofjan menjelaskan, bahwa Presiden SBY akan menilai kinerja menteri-menterinya setelah dua tahun bekerja. "Tadi Presiden menjawab bahwa reshuffle, beliau tidak pernah memikirkan dalam bentuk matter. Dia menilai, analisa itu dalam rangka menilai keseluruhan menterinya. Bahwa setelah dua tahun bekerja, siapa yang mampu, siapa yang tidak mampu, siapa yang kena masalah, siapa yang sakit dan beliau nanti akan putuskan bulan depan," ujarnya saat ditemui wartawan di Gedung Sekretariat Negara, Majapahit, Jakarta Pusat, Selasa (20/9).

Pertemuan ini merupakan insiatif pihak pengusaha agar Presiden segera melakukan reshuffle jika memang ada. Sebab, isu ini sangat mengganggu kerja pengusaha. Karena itu para pengusaha membutuhkan kepastian agar segera bisa kembali kerja. "Kita meminta ke Bapak Presiden bahwa demi kepastian hukum dan bursa kita, dan supaya menteri tenang, kalau mau ada reshuffle, ya reshuffle. Jangan membuat semua resah dan kita tidak bisa kerja karena semua menunggu-nunggu nasib," terang Sofjan.

Sayangnya, dalam perbincangan itu, SBY tidak memberi tahu apa yang akan dia putuskan dalam evaluasi para menterinya. Namun Sofjan menambahkan, pihaknya berharap agar SBY jangan mengombang-ambingkan nasib para pengusaha. "Tapi ya tentu kita semua apapun yang terjadi, Presiden mendukung menteri-menteri. Kalau policy salah bisa salah kita semua. Cuma kalau korupsi, ya korupsi, mesti bisa dibedakan. Jangan sampai semua orang takut bekerja. Kita sudah dorong apa yang perlu didorong," tambahnya. (dbs/sya)




 
   Berita Terkait > Reshuffle
 
  Presiden Lantik Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju
  Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti
  Bongkar Pasang Menteri Kabinet Jangan Sampai Timbulkan Polemik
  Azis Syamsuddin Berharap Sosok Muda yang Matang dalam Kabinet
  Indonesia Butuh Sosok Abdul Mu'ti
 
ads1

  Berita Utama
Lebih Baik Kemenag Tidak Menolak Penambahan 10,000 Kuota Haji Indonesia Oleh Pemerintah Saudi

Antisipasi Laporan Bank Dunia, Pemerintah Harus Hati-Hati Tentukan Kebijakan Fiskal dan Moneter

Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021

Sinyal Prabowo untuk Siapa, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Atau Rizal Ramli?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dipilih Ribuan Warganet, Firli Tak Mau Terganggu Isu Capres

Netty Aher Minta Kebijakan Pembelian Kebutuhan Dasar Pakai Aplikasi Dievaluasi

Ketua DPR Dicurhati Nelayan di Cirebon: Sulitnya Solar, Asuransi, hingga Pembangunan 'Jetty'

Legislator Sebut UU Hukum Acara Perdata Mendesak Direvisi

Penerbitan Perppu Akan Lebih Cepat Dibanding Revisi UU Pemilu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2