Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Ahok
Penolakan Makin Meluas, Pengamat Sebut Karier Politik Ahok Tamat
2016-12-08 12:06:32
 

Ilustrasi. Ahok terlihat pucat saat keluar dari kantor Kejaksaan Agung.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Penolakan terhadap calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini menjadi tersangka kasus penistaan agama Islam semakin meluas jelang Pilkada DKI 2017. Penolakan itu, sekaligus menjadi bukti bahwa warga Jakarta mulai menjauhi Ahok.

Demikian disampaikan pengamat politik Ahmad Yazid di Jakarta, Rabu (7/12).

"Setelah ditolak di beberapa titik, nantinya seluruh warga Jakarta akan kompak menolak Ahok. Tanah mereka haram didatangi Ahok," tegas Yazid.

Menurutnya, berbagai penolakan warga juga menjadi bukti, bahwa karier politik Ahok di Jakarta sudah Tamat.

"Fakta di lapangan Ahok sudah ditolak dimana-mana. Hanya media pendukung yang membesar-besarkan dan dibantu Jasmev maupun buzzer-buzzer pendukungnya," ungkapnya.

Yazid menegaskan, seharusnya media mainstream bersikap objektif dan tetap memberitakan penolakan warga terhadap kedatangan Ahok tersebut.

"Ini kan tidak, sengaja ditutup-tutupi. Padahal, sejatinya Ahok sudah dibenci dan selalu diusir dari Jakarta," papar Yazid.

Ia menyebut, penolakan warga terhadap Ahok utamanya akibat arogansi yang selalu ditunjukkan kepada warga Jakarta.

"Arogansi Ahok terjawab dengan penolakan warga Jakarta, jangan sampai diopinikan warga Jakarta diprovokasi Cagub lain untuk menolak Ahok. Saat ini kan ada upaya penggiringan opini seperti itu," tandasnya.(yn/teropongsenayan/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Ahok
 
  Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
  Ditertawai Adiknya Ahok, Sam Aliano: Harapan Veronika Tan Jadi Ibu Negara
  Mako, Ahok dan Teroris
  Terkait Kewarganegaraan Ayah Ahok, Inilah Tanggapan Yusril Atas Surat Terbuka Adik Ahok
  'Ahok Masih di Rutan Mako Brimob karena Kedekatannya dengan Jokowi'
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2