Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Jilbab
Pergantian Wakapolri Tak Hambat Penerapan Jilbab Polwan
Tuesday 04 Mar 2014 03:03:28
 

Ilustrasi. Kepolisian London (Metropolitan Police) sudah membolehkan jilbab Polwan muslim sejak 2001.(kanan atas).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pergantian Wakapolri dari Oegroseno kepada Badroeddin Haiti mendapat sambutan positif dari kalangan DPR. Hal ini dikarenakan Badrodin Haiti dinilai mempunyai trek record yang bagus selama ini.

''Kami menyambut positif pergantian ini,'' ujar Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Drs H Almuzzamil Yusuf, MS.i kepada Republika, Jumat (28/2) lalu.

Selama ini kinerja Badroeddin Haiti dinilai baik.

Menurut Almuzzamil, pergantian ini tidak akan menghambat penerapan jilbab di lingkungan Polri. Pasalnya, pemakaian jilbab tidak tergantung pada orang.

Isu jilbab Polwan ini mengemukan setelah Wakapolri sebelumnya Oegroseno mengeluarkan kebijakan penundaan penggunaan jilbab. Padahal, Kapolri Jenderal Polisi Sutarman sudah memperbolehkannya.

Melainkan kata Almuzzamil, pada tuntutan hak azasi manusia (HAM), konstitusi, reformasi, dan aspirasi masyarakat dalam hal ini DPR, Komnas HAM, Kompolnas, dan Komnas Perempuan. Sehingga cepat atau lambat Polri harus segera mengeluarkan kebijakan peraturan Kapolri tentang dibolehkannya berjilbab.

Almuzzammil yang juga kini sebagai Caleg DPR RI dari PKS pada Dapil Lampung 1 mengatakan, masalah jilbab polwan menjadi pertaruhan bagi Presiden dan Kapolri. Jika diperbolehkan oleh Presiden saat ini maka akan memberikan dampak positif bagi pemimpin tersebut.

Dikatakan Almuzzamil, paradigma lama Polri yang melarang penggunaan jilbab harus dihilangkan. Ke depan, harus didorong paradigma yang lebih baik dengan menerapkan penggunaan jilbab.(ROL/riga/mh/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Jilbab
 
  Dua Siswi Dilarang Kenakan Hijab di Sekolah, PBB Serukan Peningkatan Toleransi Beragama
  Citra Kirana Merasa Lebih Tenang Setelah Berhijab
  Legislator Sayangkan Atlet Judo Berhijab Miftahul Jannah Didiskualifikasi
  Kartika Putri Memutuskan Mantab Berhijab dan Menghapus Foto-Foto Lamanya
  Turki Mencabut Larangan Berkerudung di Kalangan Militer
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2