Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Amerika Serikat
Peringatan 50 Tahun Pembunuhan JF Kennedy
Sunday 24 Nov 2013 12:30:07
 

Ilustrasi. Mengenang Peringatan 50 tahun pembunuhan Kennedy.(Foto: twitter)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Amerika Serikat memperingati 50 tahun terbunuhnya Presiden John F Kennedy di Dallas, Texas. Kennedy, yang menjabat kurang dari tiga tahun, sering dianggap sebagai salah satu presiden AS yang paling dihormati.

Dia baru berusia 46 tahun ketika meninggal. Kennedy dipuji karena semangat mudanya, kepemimpinannya melalui krisis rudal Kuba dan visinya untuk menempatkan manusia di Bulan.

Tapi dia juga diingat atas salah satu episode terburuk dari Perang Dingin, yaitu kegagalan invasi Teluk Babi di Kuba oleh pasukan paramiliter CIA terlatih - yang berasal dari warga Kuba di pengasingan.

Anggota keluarga Kennedy meletakkan karangan bunga di makamnya di Arlington National Cemetery di dekat Washington DC pada hari Jumat. Istrinya Jackie dan dua anak-anak mereka juga dimakamkan di sana.

Masa Kelam

Presiden Barack Obama mengeluarkan perintah pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih, US Capitol, dan gedung-gedung pemerintah lainnya.

"Hari ini, kita menghormati dia dan merayakan jejak abadinya pada sejarah Amerika," katanya.

Di antara acara resmi di Dallas pada Jumat (22/11), simfoni orkestra berkumandang dan lonceng dibunyikan pada menit kematian Kennedy. Massa memadati upacara yang dilangsungkan di Dealey Plaza, di mana presiden ditembak.

"Pria yang kita kenang hari ini memberi kita hadiah yang tidak boleh disia-siakan: kesempatan untuk belajar bagaimana menghadapi masa depan ketika terlihat paling gelap dan paling tidak pasti," kata Walikota Dallas Michael Rawlings.

Sejarawan dan penulis David McCullough membaca beberapa kutipan Kennedy yang paling terkenal, termasuk: "Kita membutuhkan orang-orang yang bisa memimpikan hal-hal yang tidak pernah ada, dan bertanya: mengapa tidak?"

Pertama yang terekam

Pada 22 November 1963, Kennedy dan istrinya bepergian ke Dallas untuk kampanye awal menyusul pemilu tahun depan.

Kerumunan pendukung berbaris di jalan-jalan untuk melihat sekilas wajah pasangan itu. Selagi iring-iringan presiden memasuki Dealey Plaza pada sekitar pukul 12.30 waktu setempat, mobil atap terbuka Kennedy melewati Texas School Book Depository.

Ketika itu suara tembakan terdengar. Peluru mengenai kepala dan leher presiden. Setengah jam kemudian, Kennedy dinyatakan meninggal di rumah sakit setempat.

Dia adalah presiden AS keempat dibunuh saat menjabat, tetapi yang pertama yang kematiannya terekam dalam film.

Segera setelah itu, Wakil Presiden Lyndon Johnson dilantik sebagai presiden.

John F Kennedy: Kita membutuhkan orang-orang yang bisa memimpikan hal-hal yang tidak pernah ada, dan bertanya: mengapa tidak?".(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Amerika Serikat
 
  DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
  Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
  Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
  AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
  Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2