Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Kecelakaan Pesawat
Pesawat Boeing 777 Jatuh 2 Orang Tewas
Sunday 07 Jul 2013 15:49:59
 

Pesawat Boeing 777 Jatuh di AS, 2 Tewas 60 Hilang.(Foto: Ist)
 
SAN FRANCISCO, Berita HUKUM - Pesawat berpenumpang Boeing 777 milik Asiana Airlines milik perusahaan asal Korea Selatan, jatuh saat mencoba mendarat di bandara internasional San Francisco, Sabtu (6/7) siang waktu setempat, pesawat membawa lebih dari 300 penumpang dan awak.

Kantor berita Korea Selatan Yonhap mengabarkan bahwa pesawat naas itu membawa 292 penumpang dan 16 awak kabin.

Juru bicara Rumah Sakit Umum San Francisco, Rachael Kagan, mengatakan bahwa 10 penumpang yang dirawat di rumah sakit itu berada dalam keadaan kritis.

"Sebagian besar dari mereka hanya bisa berbahasa Korea," kata Rachael.

Kepala pasukan pemadam kebakaran San Francisco, Joanna Hayes-White. mengungkapkan, sebanyak 69 penumpang belum ditemukan keberadaannya, dan kini petugas masih mencari mereka di tengah kekacauan seusai jatuhnya pesawat tersebut.

Menurut punuturan salah seorang saksi mata penumpang pesawat yang selamat dari musibah itu, Benjamin Levy, kepada stasiun televisi NBC mengatakan bahwa dia merasa pesawat Korea Selatan itu terbang terlalu rendah saat akan mendarat.

"Saya cukup mengenal bandara ini sehingga saya menyadari bahwa pilot membawa pesawatnya agak terlalu rendah, terlalu cepat, dan entah bagaimana, pesawat itu tidak bisa menginjak landasan tepat waktu sehingga pilot berusaha menerbangkannya lagi," kata Levy lewat telepon.

"Namun, upayanya terlambat, dan kami menghantam landasan dengan cukup keras. Setelah itu pesawat mencoba terbang lagi dan kembali terhempas dengan keras," kata Levy.

Levy menambahkan, dia dan beberapa penumpang lain membuka pintu darurat dan memerintahkan penumpang untuk segera keluar dari kabin pesawat.

"Saat kami berhasil keluar, kami melihat asap mengepul. Tak ada api saat itu. Api timbul setelah kemunculan asap," ujar Levy.

Sementara itu, manajemen Asiana Airlines mengatakan, pesawat dengan nomor penerbangan 214 itu membawa 291 penumpang dan 16 awak, bukan 292 penumpang seperti diberitakan sebelumnya.

Dari ke-291 penumpang itu, 141 orang warga negara China, 77 warga Korea Selatan, dan 61 orang warga Amerika Serikat.

Saat ini pihak Badan Keamanan Transportasi Nasional (NTSB) AS sedang melakukan penyelidikan terkait musibah ini. Untuk sementara, bandara San Francisco ditutup dan semua penerbangan dialihkan ke bandara-bandara lain.

"Sebagian besar dari mereka hanya bisa berbicara bahasa Korea," kata Rachael.

Sementara itu, juru bicara Badan Penerbangan Federal (FAA), Lynn Lunsford, mengatakan bahwa akibat kecelakaan itu, bandara San Francisco ditutup untuk seluruh lalu lintas penerbangan.

Saat ini, Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) sedang mengirim petugas penyidiknya ke lokasi jatuhnya pesawat.(kms/bhc/put)



 
   Berita Terkait > Kecelakaan Pesawat
 
  Pesawat Susi Air Hilang Kontak di Timika, 7 Penumpang Semuanya Ditemukan Selamat
  Dihimbau, Bagi Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182 Agar Hati-hati Tandatangani Surat Pelepasan Asuransi
  Susanti Agustina: Pengacara Keluarga Korban Pesawat Jatuh
  FDR Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Panglima TNI: Lokasi Penemuan Sesuai Perkiraan
  Komisi V Segera Panggil Menhub Pasca Jatuhnya Sriwijaya SJ-182
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2