JAKARTA, Berita HUKUM - BNP2TKI, Jumat (15/2) - Kepolisian Daerah (Polda) Bali siap membantu Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar memerangi calo TKI.
Kepala BP3TKI Denpasar I Wayan Pageh pertelepon dari Jakarta, Jumat siang (15/2) mengatakan calo TKI merambah Bali. "Kami gerah sekali atas praktik percaloan TKI," katanya.
Ia memcontohkan sejak 2010 diketahui terdapat 1.400 TKI Bali yang bekerja sebagai tenaga terapi spa di 59 negara. Namun dari jumlah itu terdapat 635 TKI yang resmi memiliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) dan tercatat melalui BP3TKI Denpasar, 558 orang di antaranya bekerja di Maldive dan 77 orang lainnya di Srilangka.
Sedangkan 765 orang lainnya tidak diketahui penerbitan KTKLN. Konon mereka mengurus penerbitan KTKLN dari luar Bali seperti dari Bandara Internasional Soekarno - Hatta.
Wayan menambahkan belakangan Bali dijadikan transit penempatan calon TKI/TKI dari luar Bali yang akan bekerja di Australia. Ia terus mewaspadai terhadap praktik itu.
Untuk memerangi percaloan, pada awal Oktober lalu BP3TKI Denpasar dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bali telah melakukan penandatanganan kerjasama pelayanan terpadu satu pintu dengan pihak-pihak lain terkait pelayanan penempatan TKI.
"Pelayanan terpadu satu pintu ini dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan dan meringankan beban calon TKI/TKI. Disamping itu menutup ruang gerak praktik percaloan TKI," katanya.(mam/b/bpt/bhc/rby)
|