Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Mudik
Polda Metro Jaya Mengecek Jalur Mudik Rute Tol Jakarta-Tangerang
2017-06-13 23:32:03
 

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan saat memberikan pernyataan pers di KM 13,500 Tol Jakarta-Tangerang, Selasa (13/6).
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya melakukan pengecekan jalur mudik di rute Tol Jakarta-Tangerang sampai perbatasan provinsi Banten menuju wilayah Sumatera.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan mengatakan kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang tidak terlalu parah seperti Tol Jakarta-Cikampek. Sebab, jumlah pemudik ke Sumatera yang melalui jalur darat via Pelabuhan Merak lebih sedikit dibanding pemudik ke arah Jawa.

"Secara analisa ruas Tol Pantura menuju Jawa lebih padat, di banding ruas Tol Jakarta-Merak menuju Sumatera," ujar M. Iriawan kepada wartawan di KM 13,500 Tol Jakarta-Tangerang, Selasa (13/6).

Menurut Iriawan, permasalahan rute Tol Jakarta-Tangerang hampir dikatakan tidak ada, berbeda dengan rute Tol Jakarta-Cikampek.

"Perbandingan pemudik ke Jawa dan Sumatera, jalur darat jauh sekali. Jalur Jawa ke arah Jabar, Jateng dan Jatim itu paling banyak mungkin 90 persen. Sedangkan 10 persen ke arah Sumatera baik arah Lampung, Bengkulu, Jambi, Padang dan lainnya lewat jalur darat," papar Kapolda.

Menjelang Magrib, kemacetan di ruas Tol Jakarta-Tangerang hanya terjadi menjelang rest area KM 13,500.

"Kemacetan menjelang magrib, biasanya menjelang hari raya mulai arus mudik. Karena rest area ini dipakai saudara kita untuk sholat," katanya.

Kapolda juga memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) selama mudik lebaran di rest area tersebut masih mencukupi.

"Saya tanyakan ke pengelola rest area bahwa ketersediaan bahan bakar cukup, bahkan sehari 30-40 KL. Ini cukup banyak. Saya tanyakan satu hari habis, (ternyata) tidak habis termasuk menjelang hari raya," jelasnya.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Mudik
 
  Mudik Lebaran 2024, Korlantas: 429 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan
  Gelar Rakor Lintas K/L, Polri Pastikan Mudik-Balik Lebaran 2024 Berjalan Aman dan Nyaman
  Kemenhub Diingatkan Agar Mudik Lebaran 2023 Harus Lebih Lancar dan Terkendali
  Buka Rakernis Korlantas, Kapolri: Wujudkan Mudik 2023 Aman hingga Tingkatkan Pelayanan Publik
  Kapolri Lepas 11.300 Peserta Mudik Gratis Polri 2022 Tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY dan Jawa Timur
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2