Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    

Polisi Buru Pelaku Penembak Gedung Putih
Wednesday 16 Nov 2011 23:23:40
 

Gedung Putih yang merupakan rumah dinas Presiden AS (Foto: Ist)
 
WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Dua selongsong peluru ditemukan di Gedung Putih dan salah satunya mengenai jendela antipeluru saat ditembakkan. Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS)—pasukan khusus pengawal Presiden—mengatakan, selongsong peluru ditemukan di tanah, saat penyelidikan dilangsungkan setelah insiden penembakan yang terjadi akhir pekan lalu.

Kedua peluru ditemukan pada hari Selasa (15/11), setelah adanya laporan-laporan tentang tembakan di sekitar Gedung Putih dan Monumen Washington pada Jumat (11/11) malam sekitar pukul 21.30 waktu setempat. Para saksi mata mendengar suara tembakan dan menyaksikan dua mobil yang melintas dengan cepat di kawasan itu. Kantor berita AP melaporkan sebuah senapan AK-47 juga ditemukan.

Sementara itu, seorang anggota Kepolisian Pertamanan AS Sersan David Schlosser melalui situs internet menyatakan bahwa penyelidikan atas penembakan di dekat Gedung Putih itu mendorong mereka mengeluarkan surat penangkapan atas Ortega. Lokasi penemuan itu berjarak sekitar tujuh blok dari Gedung Putih.

"Berdasarkan penyelidikan, Kepolisian Pertamanan AS menemukan sebuah mobil di blok 2300 di Jalan Raya Konstitusi. Bukti-bukti dalam mobil itu membuat kami mengeluarkan surat penangkapan atas Oscar Ortega,” kata Schlosser.

Kepolisian setempat mengatakan sedang mencari Oscar Ramiro Ortega yang berusia 21 tahun sehubungan dengan penembakan itu. Bagaimanapun kedua peluru yang ditemukan belum bisa dipastikan berkaitan dengan penembakan itu. "Penyelidikan di bagian luar Gedung Putih sedang berlangsung," seperti dinyatakan Dinas Rahasia AS yang dilansir BBC, Rabu (16/11).

Sosok Ortega sendiri disebut sebagai pria turunan Spanyol dengan tubuh sedang dan beberapa tato yang mencolok, termasuk tiga titik di tangan kanan dan namanya tertera di punggung dan tulisan Israel di bagian leher.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2