Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus PLTU
Politisi PDI-Perjuangan Emir Moeis Kembali di Periksa KPK
Wednesday 23 Oct 2013 14:31:59
 

Politisi PDI-Perjuangan Izedrik Emir Moeis mantan Anggota DPR RI Tersangka Kasus PLTU.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Politisi PDI-Perjuangan Izedrik Emir Moeis kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggaran proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung tahun anggaran 2004.

Emir tiba di KPK sekitar pukul 10:00WIB di Gedung KPK, namun Ia Enggan mengeluarkan pernyataan apapun. Termasuk saat ditanya mengenai siapa pihak yang menyuap dirinya sebesar Rp 2,8 miliar, Emir meminta untuk menayakan hal itu ke Penyidik.

"Tanya aja ke Penyidik," ujarnya singkat di depan gedung KPK, Jakarta, Rabu (23/10).

Saat ditanya siapa saja yang sama disampaikan Emir saat terlibat dalam kasus ini, Menurutnya, yang paling layak mengungkap dan menjawab itu adalah KPK melalui penyidiknya, Emir selalu enggan memberi komentar dan terlihat bungkam.

Seperti diketahui, KPK sudah menetapkan politikus senior PDI Perjuangan ini sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU di Tarahan, pada tanggal 20 Juli 2012. Dan pada tanggal 11 Juli 2013, KPK menahan Emir. Namun hingga kini, 8 Oktober 2013, KPK belum juga meningkatkan berkas Emir dari penyidikan ke penuntutan dalam proses penyidikan di KPK telah hampir mamakan waktu selama 2 tahun dan akhirnya kini Emir di tetapkan sebagai tersangka.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Kasus PLTU
 
  Vonis 3 Tahun Emir Moeis, Masih di Bawah Tuntutan Jaksa
  Hakim PN Tipikor Tolak Eksepsi Emir Moeis, Sidang di Lanjutkan Pekan Depan
  Politisi PDI-Perjuangan Emir Moeis Kembali di Periksa KPK
  Emir Moeis Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus PLTU Tarahan
  Diperiksa KPK, Emir Moeis Ngaku Hanya Makan Siang
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2