Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
ESDM
Politisi PDIP: Sudirman Said Ikut Menikmati Petral
Friday 22 May 2015 07:56:46
 

Ilustrasi. Politisi PDIP, Effendi Simbolon.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kisruh antara Menteri ESDM Sudirman Said dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pembubaran PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) dinilai hanya polemik antar sesama rival saja.

Sebenarnya, politikus PDIP, Effendi Simbolon, selama ini Sudirman orang yang juga ikut terlibat dalam politik migas nasional terkait kinerja Petral.

"Sudirman Said ini kan anak buahnya Ari Sumarno. Sebenarnya ini hanya pecah kongsi antara Petral dulu," ujar Effendi di Jakarta, Rabu (20/5).

Polemik ini, katanya, diduga hanyalah proses transisi di antara sejumlah kartel yang bermain dalam bisnis dari BUMN anak perusahaan Pertamina tersebut. Bahkan, dia menantang semua pihak untuk dilakukan audit.

Hal ini untuk melihat pihak-pihak mana saja yang selama ini mengambil keuntungan dari Petral. Sebab, sampai sekarang upaya pembubaran Petral belum jelas, baru buka chasing saja.

"Makanya, silahkan audit forensik, audit investigasi. Siapa yang selama ini diuntungkan, dan siapa yang berkepentingan. Silahkan ditindaklanjuti," tandasnya.

Menurutnya, pembubaran Petral ini hanya pindah tangan dari Kartel A ke kartel B. Sementara Sudirman Said merupakan bagian dari kartel B yang sekarang HSC.

"Kita juga tidak bisa menutup mata, jika selama ini ada pihak-pihak yang menikmati Petral," tandasnya.

Sementara, Komisi VII DPR akan mengundang Menteri ESDM Sudirman Said untuk meminta penjelasan terkait siapa saja mafia di sektor Migas. Hal itu terkait pasca, tidak puasnya anggota Dewan ketika RDPU dengan Faisal Basri yang bungkam ketika ditanya soal mafia migas.

"Pertemuan Komisi VII DPR dengan mantan anggota Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi malam ini tak memuaskan para anggota DPR. Pasalnya, rasa penasaran siapa mafia migas sebenarnya belum terungkap dari mulut Faisal Basri."arena kita belum tahu siapa mafia migasnya, kita akan agendakan pertemuan selanjutnya dengan Menteri ESDM," ujar Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika, usai menutup rapat, Rabu malam, (20/5).

Menurutnya, pertemuan selanjutnya tidak hanya dengan Menteri ESDM Sudirman Said tetapi melibatkan banyak pihak mulai dari anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Direksi Pertamina dan Integrated Supply Chain (ISC). "Yang terkait dengan Petral kita undang semua, secepatnya, terutama Daniel Purba (Vice President ISC)," jelasnya.

Pada rapat Rabu malam (20/5), Faisal Basri tidak mau mengungkapkan nama mafia migas, walaupun 18 anggota Komisi VII DPR sudah mencecarnya untuk mengungkapkan.

Pada kesempatan itu, Faisal menegaskan, Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang dipimpinnya bukanlah penegak hukum yang memburu mafia migas. "tim ini bekerja untuk membuat rekomendasi, agar rekomendasi tersebut digunakan pemerintah untuk membenahi tata kelola migas, sehingga mempersulit ruang gerak mafia migas," paparnya.(pelitaonline/Sugeng/dpr/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2