Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    

Polri Lakukan Koordinasi Tangkap Buron Korupsi
Tuesday 16 Aug 2011 23:55:48
 

Koruptor yang masih buron (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
 
JAKARTA-Terkait pencarian dan penangkapan buron di luar negeri, kepolisian akan melakukan koordinasi yang berkelanjutan dan konsisten antara pihak kepolisian dan pihak interpol di seluruh dunia.

Pencarian koruptor yang kabur ke luar negeri oleh kepolisian sebetulnya tidak mengalami masalah. "Tinggal saja perketat koordinasi dengan interpol. Itu saja yang perlu kita lakukan yang sebenarnya,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/8).

Lagi, menurut dia, pihak kepolisian yang ikut dilibatkan dalam Tim Gabungan Pemburu Koruptor di bawah koordinasi Wakil Jaksa Agung terus melakukan konsolidasi dalam rangka memulangkan koruptor yang sedang berkeliaran di luar negeri. "Kami tetap tindaklanjuti itu. Kami juga koordinasi dengan Interpol untuk perketat pencarian,” ujarnya.

Anton juga menengarai adanya kendala di beberapa negara karena tidak adanya perjanjian ekstradisi dengan pemerintah Indonesia. "Tapi kalau koordinasi dengan pihak interpol bagus, ya saya rasa bisa," tandas Anton.

Seperti diketahui, dari Kejaksaan Agung didapatkan data, bahwa sampai saat ini masih ada sekitar 54 buronan Indonesia di luar negeri yang sedang dicari dan akan dipulangkan, termasuk tersangka kasus Cek pelawat Nunun Nurbaeti, yang adalah juga istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun. (mic/bie)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2