Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
APEC
Presiden Obama Tetap Hadiri APEC di Bali
Thursday 03 Oct 2013 04:55:59
 

Presiden Amerika Serikat Barack Obama.(Foto: Ist)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan akan tetap menghadiri pertemuan puncak APEC di Bali pekan depan dan kemudian singgah ke Brunei tetapi membatalkan kunjungan ke Malaysia dan Filipina.

Kepastian itu disampaikan oleh Gedung Putih pada Rabu (02/10). Presiden Obama direncanakan bertolak ke Indonesia pada Minggu malam guna menghadiri APEC yang akan berlangsung di Bali 7-8 Oktober mendatang.

Di Brunei, Obama dijadwalkan akan menghadiri pertemuan puncak Asia Timur.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan Presiden Obama batal berkunjung ke negaranya. Dia menambahkan pembatalan itu tidak terduga dan sangat mendadak tetapi pemerintah Malaysia memahami posisi Obama saat ini.

Semula Presiden Obama dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Najib Razak dan juga akan memberikan ceramah dalam acara pertemuan Wirausaha Dunia, setelah menghadiri APEC di Bali.
Dampak penutupan

Gedung Putih dalam pernyataan terpisah mengatakan Menteri Luar Negeri John Kerry akan mewakili presiden di Malaysia dan Brunei.

Sebelumnya, di Jakarta Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan Klik pemerintah hingga kiniKlik belum menerima pemberitahuan tentang kemungkinan pembatalan kunjungan Presiden Obama.

Seperti yang dikutip dari BBC, Teuku Faizasyah mengatakan pemerintah menyiapkan segala hal sesuai dengan rencana.

Pembatalan kunjungan Presiden AS ke Malaysia dan Filipina dilakukan menyusul kegagalan Kongres menyetujui anggaran baru yang mengakibatkan negara itu menghentikan sebagian operasional pemerintahannya.

Lebih dari 700.000 pegawai pemerintah diminta untuk mengambil cuti tanpa tanggungan. Penutupan sebagian kantor pemerintah ini antara lain berdampak pada pelayanan pembuatan paspor, pembayaran pensiun dan penutupan taman nasional.(bbc/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2