Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Abraham Samad
Presiden SBY Dukung Terpilihnya Abraham Samad
Monday 05 Dec 2011 17:24:35
 

Abraham Samad pun diharapkan memenuhi janjinya seperti yang diutarakannya dalam uji kelayakan dan kepatutan di depan Komisi III DPR (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung terpilihnya empat pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Begitu pula dengan terpilihnya Abraham Samad sebagai ketua institusi pembernatasan korupsi tersebut.

Pernyataan Presiden SBY ini disampaikan melalui juru bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha kepada wartawan di Kantor Presiden, Senin (5/12). Presiden pun mengapresiasi kinerja Pansel Capim KPK yang kemudian hasilnya diserahkan ke DPR.

"Domain Presiden berhenti saat menyerahkan kepada DPR (nama calon pimpinan KPK). Presiden sama sekali tidak melakukan intervensi terhadap proses pemilihan pimpinan serta ketua KPK yang dilakukan Komisi III DPR,” jelas Julian.

Namun, lanjut dia, SBY ikut memantau proses yang dilakukan Komisi III DPR. Pemilihannya berlangsung sangat demokratis. "Dengan hasil yang memutuskan Samad menjadi ketua pimpinan KPK, Presiden tentu menerima dan mendukung hal tersebut," imbuh Julian.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Poksi III Fraksi PKS DPR, Aboebakar Alhabsy meminta Abraham Samad serius memegang janji untuk mengungkap kasus besar dalam waktu satu tahun menjabat. Jika tak berani, PKS akan meminta kepada Abraham untuk pulang kampung saja. “Kalau tak bia memenuhi janjinya, dia harus pulang kampung,” katanya.

Komposisi baru pimpinan KPK yang terpilih, imbuhnya, cukup menarik dan dapat memberikan harapan baru bagi bangsa. Komposisi ini memang homogen, ini sangat menguntungkan, dan dapat bekerja secara kolektif. “Dengan latar belakang hukum basic prespectif, mereka akan seirama," jelas Aboebakar.(tnc/wmr/rob)



 
   Berita Terkait > Abraham Samad
 
  Abraham Samad: Pemanggilan SBY Hanya Sebagai Saksi Meringankan
  Abraham Samad: Susah Cari Pemimpin Amanah, Cenderung Otoriter
  Abraham Apresiasi Bantuan Masyarakat Indonesia
  Abraham Samad: Indonesia Perlu Buat UU Perlindungan Aset
  Wiwin Sekpri Abraham Samad Resmi Dipecat, Sespim Gantikan Sementara
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2