Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Presiden SBY Lantik Letjen Gatot Nurmantyo Resmi Gantikan Jendral Budiman Jadi KSAD
Friday 25 Jul 2014 13:16:48
 

Di Istana Negara, Presiden SBY melantik Letjen Gatot Nurmantyo sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat yg baru.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Wakil Presiden Boediono melantik Letnan Jenderal (Letjen) Gatot Nurmantyo sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/7) pukul 10.00 WIB (25/7).

Letjen Gatot Nurmantyo ditunjuk sebagai KSAD menggantikan Jenderal Budiman yang memasuki persiapan pensiun, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 36/TNI/2014 tanggal 21 Juli 2014 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan KSAD.

Sebelum dilantik sebagai KSAD, Letjen Gatot Nurmantyo yang lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada 13 Maret 1960 ini menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Sebelum ini Letjen Gatot Nurmantyo yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1982 juga pernah memegang sejumlah jabatan penting di TNI, antara lain:

Danrindam Jaya; Danrem 061/Suryakencana (2006-2007); Kasdivif 2/Kostrad (2007-2008); Dirlat Kodiklatad (2008-2009); Gubernur Akmil (2009-2010); Pangdam V/Brawijaya (2010-2011); Komandan Kodiklat TNI AD (2011-2013); dan Pangkostrad (2013-sekarang).

Hadir dalam pelantikan Letjen Gatot Nurmantyo sebagai KSAD itu antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Menko Kesra Agung Laksono, Panglima TNI Jendral Moeldoko, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menteri Pertahanan Purnomo Yosgiantoro, Menteri ESDM Jero Wacik, Menlu Marty Natalegawa, Mendagri Gamawan Fauzi, dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

Sementara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letjen Gatot Nurmantyo untuk segera melakukan konsolidasi ke dalam.

“Kemudian melihat apa yang harus dibenahi segera dibenahi sehingga TNI AD menjadi TNI AD yang profesional ke depan,” pesan Presiden SBY sebagaimana disampaikan Letjen Gatot Nurmantyo kepada wartawan seusai dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai KSAD, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/7).

Menurut KSAD, TNI AD sangat netral, berusaha profesional, tetapi tegas. Namun terkait situasi saat ini yang semuanya berjalan aman, menurut KSAD, bukan karena TNI, namun menunjukan rakyat kita adalah rakyat yang berbudaya dan cerdas sehingga aman.

“Ini suatu modal yang luar biasa dan dunia melihat ini semua,” tegas KSAD.
KSAD Letjen Gatot Nurmantyo optimistis semuanya akan berjalan aman dan damai (sampai 20 Oktober 2014, saat pergantian kepemimpinan nasional), karena itu modal dasar pembangunan ke depan.

Teruskan Kebijakan Jendral Budiman

Mengenai apa yang akan dilakukannya setelah menjabat sebagai KSAD, Letjen Gatot Nurmantyo mengemukakan, TNI Angkatan Darat sudah tertata dengan baik oleh Pak Budiman, dan KSAD yang lainnya. Ia tinggal meneruskan kemudian menyesuaikan dengan perkembangan situasi yang ada.

“Program sudah ada, tidak mungkin saya ubah. Saya tinggal menyesuaikan dengan perkembangan situasi yang ada. Program harus berkesinambungan, kalau saya mengubah akan merusak itu, tetap dilanjutkan,” tegas KSAD.

Ditegaskan Letjen Gatot Nurmantyo, TNI Angkatan Darat dikatakan harus profesional, kemudian apa yang sudah digariskan oleh Pak Budiman dan KSAD yang lainnya, yaitu melakukan transformasi TNI AD. Transformasi ini ada tiga, yaitu di bidang pertempuran, bidang teritorial, dan bidang dukungan.

“Ini yang harus kita tingkatkan dengan yang membuat adalah generasi muda lulusan tahun 2000-an. Sehingga mereka nanti yang akan melaksanakan ini dengan konsisten,” pungkas Gatot.(Setkab/ES/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2