Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Puisi
Puisi BJ Habibie Untuk Amarhumah Istrinya Tercinta Ibu Ainun
Saturday 19 Jan 2013 14:36:54
 

Bapak BJ Habibie.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (73 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie juga pernah menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1,4 tahun dan 2 bulan dan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan blaster antara orang Jawa (ibunya) dengan orang Makassar/Pare-Pare (ayahnya). Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Sampai-sampai ia juga membuat sebuah puisi terakhir untuk isterinya ibu Ainun. Puisi ini merupakan puisi yang terindah karena kesetiannya terhadap isterinya, sebab puisi ini juga mengingatkannya pada masa romantis saat mereka masih muda dulu. Berikut puisi yang dibuat terakhir Pak BJ Habibie untuk Almh Istrinya tercinta Ibu Ainun:

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu...
karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya...
Dan kematian adalah sesuatu yang pasti...
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu...

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat...
Adalah pernyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilanglah isi......

Kau tahu sayang,
Rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang
Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang...
Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada.....

Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau di sini...
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang....
Tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik...
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku tahu, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini...

Selamat jalan...

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya...
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada....

Selamat jalan sayang...
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku...
Selamat jalan...
Calon bidadari surgaku.... -Habibie-(bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Puisi
 
  Ketua DPR dan MPR Duet Bacakan Puisi Reformasi 1998
  Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
  'Bebaskan Palestina' Lewat Puisi
  FAM: Masyarakat Sumatera Barat Baca Puisi Tutup Tahun 2013
  KPK Bedah Buku Puisi Menolak Korupsi
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2