Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Musik
Puluhan Penonton Konser Tewas Terinjak di Guinea
Thursday 31 Jul 2014 00:08:39
 

Konser di pinggir pantai tersebut dihadiri sampai 10.000 orang, sebagian besar anak muda.(Foto: Istimewa)
 
GUINEA, Berita HUKUM - Paling tidak 34 orang dilaporkan tewas terinjak-injak di Guinea, Afrika barat, pada sebuah konser perayaan Idul Fitri. Kantor kepresidenan menyatakan masa berkabung nasional selama seminggu karena 'drama tragis' pada konser kelompok rap Guinea, Instinct Killers.

Puluhan orang lainnya terluka, kata sejumlah sumber polisi seperti dikutip AFP.

Konser berlangsung hari Selasa (29/7) pada sebuah pantai di Ratoma, kota satelit ibukota Conakry.

Sebuah sumber pada rumah sakit Donka di Conakry mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah korban cedera terus meningkat.

"Saat ini terdapat 34 jenazah di kamar mayat. Jumlah korban luka terus bertambah," kata sumber tersebut.

"Usia korban tertua adalah 20 tahun. Terdapat sejumlah remaja perempuan diantaranya," tambahnya.

Pemerintah menyatakan "terkejut oleh drama tragis karena gerakan massa pada sebuah acara budaya," demikian isi pernyataan kantor Presiden.

Pimpinan badan hiburan pemerintah telah diberhentikan karena kejadian tersebut, tambah pernyataan itu.

Saksi mata mengatakan acara di pinggir pantai tersebut dihadiri sampai 10.000 orang dan sebagian besar anak muda.

Kinerja musisi diselenggarakan di lokasi yang didirikan di salah satu pantai kota Konkari. Konser ini didedikasikan untuk akhir bulan suci Ramadan.

Dengarkan grup favorit Anda dihadiri oleh ribuan warga setempat. Hasilnya adalah Tragis.

Para korban termasuk anak-anak berumur 10, dan sebagian besar badan dibawa ke kamar mayat di ibukota masih mengenakan pakaian renang dan berenang batang. Beberapa telah berdarah dari mulut mereka setelah tubuh kecil mereka terinjak-injak, menyebabkan pendarahan internal.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Musik
 
  Cerita Farel Prayoga. Dari Mengamen Hingga Bikin Istana Negara Bergoyang !
  Enam Twit Kontroversial Elon Musk yang Membuatnya dalam Masalah
  Charlie Watts Meninggal: Kisah Sang 'Penjaga Irama' The Rolling Stones yang Pernah Menghajar Mick Jagger
  Westlife Sihir Seluruh Penonton dengan 'If I Let You Go'
  Anang Hermansyah Resmi Tarik Usulan RUU Permusikan di Baleg DPR
 
ads1

  Berita Utama
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

 

ads2

  Berita Terkini
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2