Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Perbatasan
RI-PNG akan Tandatangani MoU Perjanjian Ekstradisi dan Perbatasan
Tuesday 18 Jun 2013 09:34:10
 

Presiden SBY dan Ibu Ani menerima kunjungan PM PNG Peter Charles Paire O`Neil dan Ibu Linda May Babao di Istana Merdeka, Senin (17/6) sore.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Papua Nugini (PNG) Peter Charles Paire O'Neil dan Ibu Lynda May Babao di Istana Merdeka, Senin (17/6) pukul 15:30 WIB. Kedua negara akan menandatangani MoU perjanjian ekstradisi dan perbatasan.

Ini kedua kalinya O'Neil mengunjungi Indonesia selaku PM. Tahun lalu ia ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam Forum Demokrasi Bali.

Dalam sambutan saat pertemuan tatap muka atau tete-a-tete di Ruang Jepara, Presiden SBY berharap kunjungan ini dapat menjadi tonggak penguatan dan perluasan hubungan bilateral Indonesia-PNG dalam kerja sama dan kemitraan. "Kerja sama kedua negara kita bisa lebih baik lagi dalam bidang ekonomi dan lainnya," kata Presiden SBY.

Rencananya, usai pertemuan bilateral akan ditandatangani nota kesepahaman atau MoU kerja sama di beberapa bidang seperti energi, olahraga, perjanjian ekstradisi, dan perbatasan.

Dalam pertemuan bilateral RI-PNG, Presiden didampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mendag Gita Wirjawan, Menperin MS Hidayat, Menteri ESDM Jero Wacik, Menpora Roy Suryo, Jaksa Agung Basrif Arief, dan Seskab Dipo Alam.

Sebelumnya, Presiden SBY menerima PM O'Neil dalam sebuah upacara kenegaraan di halaman depan Istana Merdeka, dengan 19 kali dentuman meriam mengiringi lagu kebangsaan O Arise All You Sons dan Indonesia Raya.

Peter Charles Paire O'Neil menjadi PM PNG sejak Agustus 2011. Presiden SBY sendiri sudah pernah melakukan kunjungan ke PNG pada tahun 2010 silam.(dit/pdn/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Perbatasan
 
  Warga Mahakam Ulu Pertanyakan Proyek Jalan APBN di Long Lunuk-Tiong Ohang Kaltim
  TNI Temukan Lahan Ganja di Perbatasan RI-PNG
  Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pos Perbatasan RI-PNG
  Prajurit TNI di Perbatasan RI-PNG Bangun Masjid
  Panglima TNI Tanam Pohon Kemiri di Perbatasan Kalbar
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2