Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Pancasila
Ratna Sarumpaet: Megawati Bikin UUD Kehilangan Nilai Pancasila
2018-06-06 02:51:38
 

Ilustrasi. Megawati Soekarnoputri.(Foto: twitter)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - UUD 1945 saat ini telah kehilangan nilai-nilai Pancasila. Ini disebabkan karena UUD 1945 asli telah mengalami perubahan saat negeri ini dipimpin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Begitu tegas aktivis Ratna Sarumpaet dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (5/6).

Ratna Sarumpaet berkomentar mengenai fungsi serta hak keuangan yang diterima pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam program ILC tvOne, Selasa (5/6). Ratna juga mengkritisi beberapa sikap pemerintah yang dinilai justru tidak Pancasilais.

Menurutnya, Megawati merupakan provokator UUD 1945 asli diamandemen. Hal itu dilakukan saat Mega menjadi Presiden keempat RI, yang untuk kali pertama UUD diamandemen .

"Amandemen itu terjadi atas semangatnya Ibu Megawati menggusur kedudukan Gus Dur, sejarah itu," katanya.

Ratna menyebut, sejumlah amandemen yang kemudian dilakukan telah membuat, UUD 1945 asli semakin kehilangan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

"UUD amandemen sudah kehilangan nilai-nilai Pancasila," tukasnya.

Lihat Video komentar lengkap, kritik keras Ratna Sarumpaet di Youtube :

(dbs/ian/rmol/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pancasila
 
  Pancasila Dilaksanakan, Jangan Diingkari
  Syarief Hasan Dukung Penuh Pancasila Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional
  Menerima Pancasila Sebagai Dasar Negara Adalah Keputusan Strategis
  HNW: Pancasila Bukti Kedekatan Hubungan Antara Agama dan Negara
  Pancasila Hadir Karena Kenegarawanan Para Pendiri Bangsa
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2