JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (RAC) hadir dalam pemeriksaan pertama dirinya sebagai Tersangka dalam kasus suap Pilkada Lebak Banten dan dugaan Korupsi Alkes di RSUD Banten.
Hal awalnya dinyatakan oleh, salah seorang dari tim Pengacara RAC, Firman Wijaya di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain Firman Wijaya, Ratu Atut tampak juga di dampingi oleh Pengacara lainya Nasrullah serta juga beberapa staf pribadi Ratu Atut.
"Kami pastikan Ibu Ratu Atut hadir dalam pemanggilan kali ini, dan sebagai warga negara yang baik akan menjelaskan dengan sejelas jelasnya," ujar Firman Wijaya, di depan gedung KPK, Jumat (20/12).
Berselang sekitar 10 menit setelah salah seorang Pengacara Ratut Atut memberikan keterangan, sekitar pukul 10:07 WIB barulah Tersangka Ratu Atut Gubernur Banten dari politisi partai Golkar ini muncul di gedung KPK, dengan menggunakan jilbab warna hitam dan baju panjang motif batik berwarna coklat tampak turun dari Mobil Mitsubisih Pajero warna hitam.
Ratu Atut langsung berjalan dengan cepat dan masuk kedalam gedung KPK tanpa memberi keterangan sedikitpun kepada ratusan wartawan yang telah menunggu Atut sejak pagi hari Jumat. Selepas mengisi buku tamu di KPK, Atut sempat menunggu di ruang tunggu KPK hampir selama 20 menit,
Sebelum akhirnya naik keruang penyidikan di lantai 6 KPK.
Hingga berita ini diturunkan, Ratu Atut masih menjalani pemeriksaan di gedung KPK, sementara pengawalan di halaman gedung KPK hari ini terlihat di perketat dengan tambahan personil Brimob dan di siagakan satu unit mobil water canon untuk mengantisipasi aksi demo yang rencananya akan mendatangi KPK.(bhc/put) |