JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya mengadakan razia di dua lokasi berbeda tempat hiburan. Razia pertama dilakukan di Sun City dan lokasi kedua Grand Paragon Hotel, 51 orang yang terjaring razia positif mengkonsumsi narkoba.
"Hasil razia narkoba dilokasi Grand Paragon dan Sun City, dari hasil Test Urine yang dilakukan oleh petugas Biddokkes Polda Metro Jaya dan dokter BNNP DKI, yang positif sebanyak 51 orang," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Eko Daniyanto, Kamis (25/2).
Meski puluhan orang terdeteksi positif mengkonsumsi narkoba, namun polisi tidak menemukan barang bukti narkoba dalam razia tersebut.
Kombes Pol Eko menjelaskan, untuk puluhan orang tersebut, selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga mencari sumber narkoba yang didapat.
"Untuk barang bukti nihil dan saat ini ke 51 orang sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan, pendalaman dari mana narkoba tersebut dibeli," ujarnya.
Selanjutnya, setelah selesai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, maka akan ditindak lanjuti dengan Assesment oleh team gabungan (Jaksa, BNNP, polri dan dokter). "Setelah itu baru keluar hasilnya dalam bentuk rekomendasi untuk dilakukan rehabilitasi di pusat panti rehabilitasi pemerintah Lido atau swasta, dan juga dibuatkan surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali," tutur Kombes Eko.
Dalam razia yang dilakukan dini hari ini, ikut serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Jarot Saiful Hidayat, Deputy penindakan Badan Narkotika Nasional Irjen Arman Defari, dan beberapa jajaran lainnya.
Alasan Pemprov DKI ikut melakukan penertiban narkoba, karena pengguna narkoba di Jakarta sudah mencapai 365.000 orang. Agar tidak semakin bertambah jumlahnya, Pemprov DKI bersama BNN dan Badan Narkotika Provinsi (BNP) akan memperketat peredaran narkoba hingga ke tingkat produsennya. Pengguna narkoba sudah menyasar ke semua golongan. Bahkan dari data yang tercatat sebanyak 365 ribu pengguna narkoba merupakan usia produktif antara umur 10-50 tahun.(bh/as) |