Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Polri
Refleksi Akhir Tahun 2012 Polri
Friday 28 Dec 2012 16:26:04
 

Suasana acara Refleksi Akhir Tahun 2012 Polri, Jum'at (28/12).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Mabes Polri sore ini mengadakan jumpa pers di Rupatama Mabes Polri, Jumat (28/12). Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, Kadiv Humas, Polri, Irwasum Polri, dan seluruh jajaran petinggi Kepolisian Republik Indonesia.

Kapolri membuka acara dengan mengucapkan selamat hari natal dan tahun baru, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut berperan serta membantu Polri dalam pengamanan malam natal, dan Refleksi akhir tahun 2012.

Adapun yang menjadi poin utama aspek pembinaan, adalah langkah-langkah lanjutan dalam hal pendidikan, pelatihan bidang operasional, operasi dalam bentuk pelayanan, dan operasi pelayanan di malam natal dan tahun baru yang merupakan tugas dari kepolisian.

"Kalau kita kaitkan dengan masalah pendidikan dalam perencanaan persiapan pensiun dan itu yang rutin kita laksanakan setiap tahun, mengganti Polisi yang pensiun. Bapak Presiden memberi kebijaksanaan dalam langkah-langakah perbaikan Polri. Tahun 2022 penambahan 10 ribu angota Polri. Dan jumlah 2 ribu yang akan langsung ditugaskan penanganan unjuk rasa, dan kurang lebih 8 ribu akan selesai pendidikan di 23 Februari 2013. Untuk periode 2013 sudah termasuk yang pensiun. Sedangkan untuk penambahan personil Polri, ini juga termasuk kemampuan negara untuk membiayai personil Polri," ujar Kapolri Timur Pradopo.

"Dibidang operasional tentunya adalah dalam rangka penegakkan hukum, ada 4 hal kejahatan konvensional, maling, rampok, jambret, 267.0161 kasus, ada penurunan dari tahun kemarin sekitar 2,6 %," tambahnya.

Kejahatan yang merugikan kejahatan negara termasuk korupsi tahun 2012, sebanyak 626 kasus. Uang yang berhasil diselamatkan 258 millar," kata Kapolri Timor Pradopo.

"Kasus teroris melonjak di tahun 2012 di seluruh Indonesia, ada 14 kasus dengan tarsangka 78 orang, yang meninggal dunia dalam penangkapan 10 orang. Tahun 2011, ada 11 kasus teroris," pungkasnya.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Polri
 
  Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
  Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
  Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
  HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
  Polri dan Bea Cukai Teken PKS Pengawasan Lalu Lintas Barang Masuk RI, Cegah Kejahatan Transnasional
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2