Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Ribuan Personel TNI Terlibat HUT RI Ke-71 di Istana Negara
2016-08-15 20:00:36
 

Ribuan personel TNI akan terlibat dalam rangkaian pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta Pusat.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ribuan personel TNI akan terlibat dalam rangkaian pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada hari Rabu 17 Agustus 2016. Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71 merupakan momentum refleksi Nilai-Nilai Luhur Perjuangan Bangsa.

Nilai-nilai tersebut adalah semangat persatuan dan kesatuan, pantang menyerahdan rela berkorban segenap bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bersama-sama untuk bersatu-padu berjuang memerdekakan negara dari bangsa kolonialis 71 tahun silam.

TNI sebagai Garda Terdepan dan sekaligus sebagai Benteng Terakhir Bangsasenantiasa menjunjung tinggi komitmen untuk mempertahankan dan membela empatkonsensus dasar berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, danBhineka Tunggal Ika.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Soekarno, "Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jasmerah)". Karena itu, dalam menyambut HUT RI ke-71, semangat itu harus terus diwujudkan bersama-sama dengan seluruh masyarakat.

Pada upacara kali ini prajurit TNI akan bergabung bersama dengan ratusan prajurit Polri, 68 pelajar pilihan dari penjuru tanah air sebagai Paskibraka, 1600 pelajar yang menyanyi aubade dan srinade serta kehadiran masyarakat yang berperan sebagai representative pasukan-pasukan kerajaan. Kehadiran peserta upacara ini tentunya sebagai implementasi dari petunjuk Bapak Presiden Jokowi yaitu ingin menumbuhkan jiwa memiliki keindonesiaan lebih tinggi.

Seperti yang disampaikan oleh Panglima TNI ke awak media saat menghadiri Gladi Kotor pada hari Sabtu 13 Agustus 2016. "Pak Jokowi ingin melibatkan banyak masyarakat, karena ini adalah pestanya rakyat," ungkapnya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Tatang Sulaiman di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (15/8) mengatakan bahwa personel TNI yang terlibat dalam Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 terdiri dari 1.073 personel, dengan perlengkapan Senjata, Sangkur dan Pedang.

Lebih lanjut Kapuspen TNI menyampaikan bahwa Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi diambil dan diarak dari Tugu Monas ke Istana Negara oleh pasukan dari Detasemen Kaveleri Kuda Parompong dengan mengerahkan 12 Kuda Pacu danKuda Kereta Kencana, dikawal 92 personel Denkavkud.

Komposisi Pasukan Upacara adalah sebagai berikut : Pasukan Kehormatan dari TNI AD, yaitu Taruna Akademi Militer (Akmil) 35 personel dipimpin Kapten Czi Isak,Protokol Brigif I/JS 76 personel dipimpin Kapten Inf Wicaksono, serta Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) 50 personel dipimpin Letda Chk Feri.

Pasukan Kehormatan TNI AL, meliputi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) 40 personel dipimpin Mayor Mar Didik, Protokol Brigif 2 Marinir Cilandak 83 personel dipimpin Kapten Mar Teguh, serta Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) 47 personel dipimpin Letda Laut (KH/W) Yosofina Hatimena.

Sedangkan Pasukan Kehormatan TNI AU, terdiri dari Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) 35 personel dipimpin Lettu Pom Hendro, Paskhas 71 personel dipimpin Kapten Pas Puji, serta Wanita Angkatan Udara (Wara) 43 personel dipimpin Mayor Yonita.

Kapuspen TNI juga mengatakan, dalam pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 di Istana Negara, akan diringi Korsik Gabungan.(TNI/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2