Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Jokowi
Ridwan Saidi Minta Publik Berhenti Sanjung Jokowi
Sunday 09 Feb 2014 20:56:32
 

Tokoh masyarakat Betawi, Ridwan Saidi yang juga mantan Anggota DPR RI.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tokoh masyarakat Betawi, Ridwan Saidi meminta agar masyarakat berhenti mengelu-eluhkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Ridwan beralasan, selama ini kinerja gubernur yang tenar dengan panggilan Jokowi itu belum menunjukkan hasil nyata.

"Sudahlah, enggak usah disanjung-sanjung. Benahi dulu saja Jakarta seperti yang dia bilang," ujar Ridwan dalam acara diskusi tentang paparan hasil survei tentang elektabilitas capres di Hotel Atlet Century Jakarta, Minggu, (9/2).

Mantan anggota DPR RI itu juga meminta pada seluruh masyarakat agar tidak mendewakan Jokowi. Apalagi meyakini Jokowi bakal menyelesaikan permasalahan di Jakarta seperti banjir dan macet.

"Jadi marilah kita tinggalkan dunia ilusi. Di survei dikatakan Jokowi manusia setengah dewa, setengah oranglah, macem-macem yang masuk akal sajalah," tutur dia.

Pria berambut gondrong yang kerap mengenakan peci hitam tu mengaku pernah ditanya tentang kelayakan Jokowi sebagai calon presiden. Namun, dengan enteng Ridwan menyarankan agar Jokowi hadir dalam mimpi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri terlebih dahulu.

"Bapak kirimlah Jokowi ke mimpi Bu Mega, baru dia (Jokowi, red) bisa nyapres. Dalam empat bulan (kepemimpinan Jokowi di DKI, red) saya sudah bisa menyimpulkan bahwa orang ini enggak rebes kinerjanya. Dia sejak awal mengatakan macet dan banjir gampang diatasi, mana buktinya?" tagih Ridwan.

Menurutnya, Megawati justru lebih pantas dicalonkan pada Pilpres 2014 mendatang dibanding Jokowi. Alasannya, Mega tidak akan mempan dipengaruhi ilusi yang diciptakan oleh media terkait sosok Jokowi.

"Mereka itu (Megawati) anak Menteng. Jadi tidak mempang disodok ilusi, Mega itu hebat. Jangan remehkan dia," tukas dia.(chi/jpnn/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Jokowi
 
  PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
  Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
  Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
  PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
  PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2