Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Rizal Ramli
Rizal Ramli Kerumah Megawati, 'Tidak Ada Pembahasan yang Aneh-Aneh'
Wednesday 09 Sep 2015 20:37:12
 

Rizal Ramli saat memberikan keterangan kepada wartawa didepan kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/9).(Foto: BH/bar)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pertemuan Rizal Ramli selaku Menko Maritim dan Sumberdaya dikediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang juga kini sebagai ketua partai pendukung Pemerintah, mengatakan kedatangannya hanya silahturahmi biasa saja, dan tidak ada pembahasan yang aneh-aneh.

"Ini pertemuan antar sahabat lama saja, karena saya dengan mbak Mega pernah satu kabinet 15 tahun lalu di Era kepemimpinan Gusdur (Abdurahman Wahid Presiden ke-4 RI). Nih sahabat lama, lalu hanya sebatas nostalgia," ujar Rizal Ramli, sehabis pertemuan dengan Megawati didepan rumah Megawati, di Menteng Jakarta Pusat, Rabu (9/9).

Pembahasan, seperti masa lalu dibahas, seperti membahas perkembangan situasi yang dihadapi negara saat ini, dan pada dasarnya Megawati Soekarnoputri kata Rizal selalu konsisten soal Trisakti, "Kita gak anti asing, tapi kebudayaan kita harus pertahankan," ujarnya.

Menurut Rizal Ramli, seperti perjuangan Trisakti yang harus dilanjutkan, dan perubahan untuk Indonesia yang perlu lebih diperbaiki lagi, dan tentang masalah pemberantasan korupsi. Apapun yang terjadi pihaknya akan konsisten dan siap untuk ambil resiko, karena itu menurutnya perjuangan ke level lebih tinggi lagi, "budaya kalo bisa dibuat sulit kenapa dibuat mudah. Revolusi mental mari kita lakoni," jelasnya.

Terkait dengan hal Trisakti, Megawati mantan presiden RI- 5 menginginkan agar diperjuangkan kembali, "Mega titip kembali soal Trisakti katanya punya bapaknya, banyak yang belum dilaksanakan, supaya saya bisa perjuangkan itu juga," ungkapnya. (bh/bar)



 
   Berita Terkait > Rizal Ramli
 
  Tinta Emas Sang Begawan Ekonomi dan Pejuang Demokrasi
  Rizal Ramli Siaga Nyapres
  Dituding SARA, Rizal Ramli: Yang Dikritik Itu Negara China, Bukan Etnis Tionghoa!
  Ekonomi Nyungsep, Ramalan Rizal Ramli 9 Bulan Lalu Yang Jadi Kenyataan
  Dituduh Haus Jabatan, Rizal Ramli: Mari Bung Rebut Kembali, Lagu Perjuangan Yang Relevan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2