VIRGINIA, Berita HUKUM - Sebuah roket nirawak yang membawa pasokan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) meledak saat diluncurkan dari Negara Bagian Virginia, Amerika Serikat. Antares, roket setinggi gedung 14 lantai yang dibangun Orbital Sciences Corp, meledak beberapa detik setelah lepas dari lokasi peluncuran.
Saat meledak Antares membawa pesawat ulang alik Cygnus. Kecelakaan ini pertama sejak NASA beralih ke operator swasta untuk memberikan kargo ke Stasiun Antariksa Internasional. Kegagalan roket terjadi setelah hitungan mundur peluncuran relatif mulus.
Di dalam Cygnus terdapat muatan seberat 2.200 kilogram yang terdiri dari pasokan makanan untuk keenam astronaut yang berada di ISS.
Penyebab ledakan roket itu belum diketahui.
"Semoga kami dapat memahami apa yang terjadi sesegera mungkin," kata Frank Culbertson, wakil direktur eksekutif Orbital Sciences.
Wartawan sains BBC, Jonathan Amos, mengatakan kegagalan peluncuran Antares ke ISS tidak menimbulkan ancaman dalam hal ketersediaan pasokan bagi astronaut di ISS.
Setelah roket Antares terhempas ke tanah dan meledak, itu meninggalkan puing-puing berserakan di sekitar api peluncuran Pad-0A nya. Para pejabat NASA memperingatkan masyarakat untuk tidak menyentuh setiap puing-puing dari roket yang dapat membersihkan diri di Virginia pantai timur atau ditemukan di peternakan di sekitar lokasi peluncuran.(BBC/space/bhc/sya)
|