Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Sampang Madura
SBY Merespon Konflik Sampang
Monday 27 Aug 2012 17:03:48
 

Presiden SBY yang Sedang Memberikan Keterangan Persnya Tentang Konflik Sampang (Foto : Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, kekerasan terhadap kelompok Syiah di Sampang, Madura, dipicu persoalan keluarga.

"Persoalannya kompleks, di satu sisi terkait dengan keyakinan, tetapi disisi lain juga merupakan konflik internal keluarga yang akhirnya bertautan dan masing - masing punya pengikut, terjadilah insiden yang sangat kita sesalkan itu", ujar SBY usai rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/8).

SBY menyesalkan peristiwa kekerasan terhadap kelompok penganut Islam Syiah di Sampang, yang terjadi sebanyak dua kali berturut - turut. Dia juga menyesalkan kekerasan yang mengakibatkan tewasnya satu korban jiwa, 16 orang luka, dan 36 rumah rusak.

"Kejadian ini sungguh kita sesalkan dan terus terang mencoreng kerukunanan dan ketentraman dalam kehidupan masyarakat kita, utamanya masyarakat di wilayah Sampang", kata SBY.

SBY mengharapkan pasca hari raya Idul Fitri, kerukunan umat beragama di tanah air dapat terpelihara dengan baik.(bhc/inc/rat)



 
   Berita Terkait > Sampang Madura
 
  Otak Kerusuhan Sampang Divonis Bebas
  Otak Kerusahan Sampang Dituntut 2 Tahun Penjara
  Terdakwa Kerusuhan Sampang Jilid II Divonis 18 Bulan
  Pelaku Kerusuhan Sampang Divonis 8 Bulan
  ELSAM Sampaikan Temuan Kasus Sampang ke KY
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2