Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
FORWAKA
Sarasehan Kejaksaan RI Bersama FORWAKA, Hadirkan Prie GS
Saturday 14 Sep 2013 19:36:58
 

Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi bersama Prie GS dan Ketua Forwaka 2012 - 2013 Abdul Haris Iriawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
BANDUNG, Berita HUKUM - Kejaksaan Republik Indonesia menyelenggarakan Sarasehan yang dimulai pada hari ini, bertempat di Hotel Universal, Bandung, Jawa Barat.

Kapala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung RI, Setia Untung Arimuladi mengatakan bahwa, pada dasarnya tujuan dari Sarasehan ini adalah usaha untuk terus membangun kemitraan antara Puspenkum dan Media Massa, dalam memberikan informasi kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung independensi dan obyektifitas.

"Terima kasih atas kerjasama rekan-rekan Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), atas dukungan selama ini, untuk terus membangun kemitraan," ujar Untung dalam pidato sambutannya, Sabtu (14/9) di Bandung.

"Alhamdulillah kegiatan Sarasehan yang juga untuk memilih Ketua Forwaka yang baru ini, terselenggara karena telah berdasarkan anggaran Dipa untuk 150 orang," terang Untung.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Adjat Sudrajat yang membacakan pidato sambutan Jaksa Agung Basrief Arief, menyampaikan permohonan maaf, karena berhalangan disebabkan suatu kepentingan sehingga tidak dapat menghadiri Sarasehan dan Pemilihan Ketua FORWAKA Periode 2013 - 2014, yang digelar malam ini hingga tengah malam nanti.

"Maka saya menyampaikan sambutan beliau, dimana Wartawan adalah pekerjaan mulia. Pers sebagai fungsi kontrol sosial, utama dan bermanfaat bagi pengawasan, mencegah terjadi penyelewengan kekuasaan, fungsi pers juga sebagai pendidikan bagi masyarakat," kata Adjat.

Sarasehan ini terasa makin lengkap dengan kehadiran Prie GS, seorang Wartawan senior yang juga dikenal sebagai Budayawan Penggoda Indonesia, dengan pengalaman dalam maupun luar negeri, hingga setiap 1 kali putaran sirkuit Valentino Rossi telah dihitungnya, yakni senilai Rp 4 miliar.

Dengan dipandu langsung oleh Kapuspenkum Setia Untung Arimuladi, Prie GS yang memang selalu tampil percaya diri ini, ternyata sering membawa celana dalam anaknya. Dimana menurutnya hal tersebut adalah bagian dari komunikasi batin yang dibangunnya.

"Valentino Rossi itu orang kaya raya, tapi tetap kurus, dan penampilannya (di sirkuit) yang sering miring itulah kecerdasan spritual dengan tubuhnya," kata pria asal Semarang ini.

Dengan gaya bahasa tubuh yang tak tak terlalu bergelora di atas panggung, Prie mengatakan bahwa dirinya bukan seorang motivator. "Ini adalah sharing biasa kita, sebagai pelaku komunikasi," ucapnya di hadapan para Wartawan dan jajaran pejabat dan pegawai Kejaksaan.

Setelah Prie GS memberikan ceramahnya dengan isi pemaparan yang kadang-kadang melompat maju dan mundur, dengan guyon khas tak terduga, serta perpaduan visualisasi melalui gambar dari layar. Budayawan Prie GS dapat menghadirkan greget bagi para hadirin, terkadang hadirin dibuat tertawa terbahak-bahak, terkadang berfikir merenung. Dan diantara kesimpulan yang disampaikan Kapuspenkum Untung adalah, betapa komunikasi sangat luas.

"Kita pun mampu membangun komunikasi secara batiniah, untuk tercapainya komunikasi yang lebih baik," pungkas Untung.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2