Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
BNN
Sebanyak 500 PNS dan Non PNS di Kecamatan Pademangan Tes Urine oleh BNN
2017-10-10 15:38:23
 

Tampak suasana saat test urin oleh BNN.(Foto: BH /hmb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Bertempat di Kantor Camat Pademangan Jakarta Utara, Selasa (10/10) pagi, sebanyak 500 PNS dan Non PNS di kecamatan Pademangan melakukan kegiatan tes urine secara serentak.

Tes urine tersebut dilakukan Pemkot Jakarta Utara kerjasama dengan BNN Propinsi DKI dan BNNK Jakarta Utara.

Sari, petugas PPSU yang tengah hamil enam bulan mengaku baru mengetahui adanya kegiatan tersebut.

"Saya kaget kok ada pemberitahuan mendadak untuk tes urine. Saya baru tau pas masuk kerja," ujar wanita berjilbab ini usai tes urine.

Dia mengaku optimis tes urinenya nanti bakal hasilnya negatif. Keyakinan itu lantaran dirinya tidak pernah terlibat narkoba.

Hal senada juga dirasakan Ny. Juriah, yang juga petugas PPSU dari kelurahan Pademangan Barat. "Saya juga yakin tes urine nanti hasilnya negatif," ucapnya penuh yakin.

Menurut AKBP Yuanita, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, mengungkapkan kegiatan tes urine ini diselenggarakan guna upaya pencegahan sekaligus pengawasan deteksi dini.

Yunita mengaku akan memberikan sanksi yang tegas bagi peserta tes urine yang hasilnya positif.

"Kami akan memberikan sanksi yang tegas sesuai aturan yang berlaku" ucapnya kepada pewarta BeritaHUKUM.com, disela-sela acara.(bh/hmb)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2