Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kekerasan Terhadap Wartawan
Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Terhadap Wartawan Riau TV
Thursday 15 Nov 2012 04:16:19
 

Wartawan Riau TV,Menjadi Korban Kekerasan Aparat (Foto : ist)
 
RIAU, BeritaHUKUM - Polisi harus segera menangkap empat orang pelaku penganiayaan Wartawan RiauTelevisi, Robi yang dihajar di rumahnya, Rabu malam ini. Robi merupakan korban kekerasan oknum TNI AU saat meliput pesawat tempur jatuh di Pakanbaru dan malam ini kembali didatangi empat lelaki yang menganiayai hingga luka memar dan keningnya robek. PWI Riau bersama organisasi pers lainnya saat ini menghantar Robi melapor ke Polsek Bukit Raya.

Sejmlah kalangan memberikan support kepada wartawan RiauTV, bahkan diantara mereka meminta pecat dari kesatuan jika teridentivikasi 4 orang penganiaya adalah rekan aparat, demikian salah satu pernyataan dari beberapa kalangan sebagaimana diposting dalam media social.

Sementara itu rekan Robi, Dina Rahman Syukri, "mohon doa nya kepada rekan semuanya, untuk Robi dan keluarga, serta reporter/ wartawan/ pegawai Riau Televisi, yang kini masih mendapat teror.. Seminggu lalu kameramen kami di serempet, luka, dan motor rusak berat.. mohon bantu kami tegakan keadilan," tegas Dina Rahman.

Sebagaimana diketahui Wartawan RiauTelevisi, Robi (korban kekerasan TNI AU yang beberapa waktu lalu menerima penghargaan PWI Riau), dihajar lagi oleh 4 pria malam ini di rumahnya.

Korban luka memar dan keningnya robek. Sekarang PWI dan teman teman pers Riau sedang melaporkan kasusnya ke Polsek Bukitraya. Demikian dilaporkan teman dari PWI Riau kepada Sekjen PWI Pusat Hendry bangun. Mari kita doakan Robi cepat membaik dan Polisi cepat dan menangkap pelaku. Melalui cj.pwijaya@groups.facebook.com kami laporkan pula ke Pokja Pengaduan Dewan Pers.(bhc/rat)



 
   Berita Terkait > Kekerasan Terhadap Wartawan
 
  Legalisasi 'Law As a Tool of Crime' di Penangkapan Wilson Lalengke
  Ketua Komite I DPD RI Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan terhadap Jurnalis di Pringsewu
  AJI Desak Kepolisian Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis Nurhadi
  Jurnalis MerahPutih.com Hilang Saat Meliput Aksi Demo Penolakan UU Omnibus Law
  Penganiayaan, Intimidasi dan Perampasan Alat Kerja Jurnalis Suara.com
 
ads1

  Berita Utama
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

 

ads2

  Berita Terkini
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2