Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bentrok TNI vs Polri
Sekelompok Oknum Anggota TNI Bakar Polres OKU
Friday 08 Mar 2013 00:20:35
 

Suasana Polres OKU setelah kejadian Pembakaran.(Foto: Twitter)
 
SUMSEL, Berita HUKUM - Pelaku pembakaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan adalah anggota TNI. Sebelumnya, mereka datang baik-baik. Karena kecewa, mereka merusak dan membakar Polres.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova ketika dikonfirmasi, Kamis (7/3).

"Pelakunya sekelompok anggota TNI," katanya.

Djarod tidak menjelaskan asal kesatuan pelaku. Saat kejadian, polisi sudah berada di kantor. Namun mereka tidak mampu berbuat apa-apa karena banyaknya massa.

"Ada sekitar 90-an anggota TNI yang ke Mapolres, tiba-tiba emosi dan membakar," jelasnya.

Pembakaran terjadi sekitar pukul 07:30 WIB, Kamis (7/3). Api masih membesar, tapi tak ada petugas kepolisian yang berani mengambil tindakan. Saat ini, petugas pemadam sudah berada di lokasi. Pelaku pembakaran sudah pergi.

Seperti yang dikutip dari tribunnews.com, Berdasarkan informasi, para anggota TNI datang dengan menggunakan motor dan mengenakan seragam. Belum diketahui pasti jumlah korban di lokasi.

Sementara itu, berdasarkan pantauan akibat penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) yang berada di pusat Kota Baturaja itu, suasana kota setempat mencekam dan sejumlah aktivitas warga terganggu.

"Saya pagi ini akan mengurus surat kelakuan baik, namun terkejut melihat ada keramaian dan gedung Mapolres OKU terbakar," ujar Salim, salah seorang warga.

Ia mengaku tak mengetahui persis seperti apa peristiwa pembakaran itu terjadi. Salim mengaku hanya melihat beberapa anggota Polres OKU yang berlarian dengan kondisi luka-luka. Banyak polisi mengungsi ke kantor Polisi Militer di dekat mes dosen Universitas Baturaja dan masyarakat takut beraktivitas ke luar rumah karena khawatir menjadi sasaran.

Seperti yang dikutip dari al-mustaqbal.net, kejadian bentrok antara Polri dengan TNI sebenarnya bukan kali ini saja terjadi. Mengapa Polri selalu bentrok dengan TNI, banyak alasan dan teori yang sudah disampaikan oleh banyak pihak, yang pasti sistem pertahanan dan keamanan negeri ini berasal dari sistem selain Islam yang sudah pasti batil dan akan menyengsarakan banyak pihak. Wallahu’alam bis showab!.(dbs/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2