Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    

Sembilan Demontrans Penentang Presiden Saleh Tewas
Saturday 15 Oct 2011 23:52:36
 

Puluhan demonstran yang luka-luka diangkut dengan ambulans ke rumah sakit lapangan (Foto: Reuters Photo)
 
SANAA (BeritaHUKUM.com) – Unjuk rasa menentang Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh kembali pecah di Sanaa. Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya sembilan pengunjuk rasa tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Puluhan ribu orang melakukan unjuk rasa di pusat kota dan dihadapi pasukan keamanan dengan peluru tajam, gas air mata dan meriam air. Presiden Saleh menghadapi protes antipemerintah dalam delapan bulan terakhir.

Sejumlah saksi mata di Sanaa, seperti dikutip situs BBC, Sabru (15/10), menyebutkan bahwa para pengunjuk rasa menyerukan mundurnya presiden Saleh. Puluhan orang yang terluka diangkut dengan ambulans ke rumah sakit lapangan.

Presiden Saleh sejauh ini menolak seruan dari banyak negara Barat untuk mengundurkan diri, walaupun ia sempat menyatakan siap untuk lengser. Pada Sabtu (8/10) lalu, dalam pidato yang disiarkan televisi, Salah mengatakan, takkan meninggalkan kekuasaannya.

Presiden Saleh kembali ke Yaman pada September lalu dari Arab Saudi untuk menjalani pengobatan setelah cedera karena serangan Juni lalu. Selain protes jalanan, ia juga menghadapi perlawanan dari sejumlah unit-unit tentara.

Presiden Saleh berulang kali menolak perjanjian transisi yang ditengahi negara-negara Teluk. Perjanjian transisi yang pertama diajukan Maret lalu mencakup penyerahan kekuasaan kepada wakil presiden dengan imbalan kekebalan dari penuntutan.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2