Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Nigeria
Serangan Militan di Nigeria Tewaskan 40 Orang
Wednesday 05 Mar 2014 00:47:14
 

Keadaan darurat diberlakukan di tiga negara bagian Nigeria.(Foto: Istimewa)
 
BORNO, Berita HUKUM - Kekerasan baru di Nigeria, yang dilakukan kelompok militan Islam, menewaskan sedikitnya 40 orang di Jakana, di dekat Maiduguri, negara bagian Borno. Serangan ini terjadi hanya dua hari setelah dua ledakan besar di kota Maiduguri -juga diduga dilakukan militan Islam- yang menewaskan sedikitnya 50 korban jiwa.

Maiduguri nerupakan pangkalan pusat militer Nigeria untuk melawan kelompok militan Islam, Boko Haram, yang belakangan meningkatkan serangannya.

Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, sudah menyatakan keadaan darurat di tiga negara bagian -Adamawa, Yobe, dan Borno- sebagai upaya melawan perlawanan kelompok militan, namun dianggap tidak berhasil oleh para pengkritik.

Kenyataannya kekerasan yang menelan korban jiwa terus saja berlangsung walau keadaan darurat sudah diberlakukan.

Hari Minggu (2/3), kelompok militan menyerang kota Mafa di negara bagian Borno dan menewaskan 29 orang.

Dengan serangan terbaru Senin (3/3) malam, jumlah korban yang jatuh akibat serangan kelompok militan di Nigeria mencapai 150 jiwa sejak Jumat.

Seorang pengamat militer mengatakan kepada BBC bahwa rangkaian serangan yang bertubi-tubi Boko Haram dalam beberapa hari belakangan antara lain menunjukkan keputusasaan kelompok militan itu karena pangkalan mereka dihancurkan oleh tentara Nigeria.

Pekan lalu, pihak berwenang mengatakan Klik serangan militan IslamKlik atas sebuah sekolah menengah di negara bagian Yobe menewaskan 29 siswa.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Nigeria
 
  'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
  Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
  Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
  Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
  Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2