Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Tgk. Sufaini Syekhy
Tgk Syekhy: Malek Mahmud 'Wali Sesat Pengkianat Perjuangan Partai Sumber Perpecahan Rakyat Aceh'
Sunday 02 Mar 2014 09:28:24
 

Ketua Achenese Australia Association (AAA) Tgk Sufaini Syekhy.(Foto: BH/kar)
 
ACEH, Berita HUKUM - Ketua Achenese Australia Association (AAA) Tgk Sufaini Syekhy menyebutkan Partai (kelompok) merekalah yang merusak perjuangan Aceh, karena partai telah memecah belahkan rakyat Aceh, partai adalah murni untuk merebut posisi pemerintah Aceh sebagai perpanjangan tangan indonesia, partai adalah kepentingan pribadi.

Partai itu hanya kepentingan jabatan pribadi,ya seharusnya rebut jabatan itu secara fair, jangan déngan cara pembodohan rakyat dan pembohongan rakyat, mengatasnamakan perjuangan Aceh Merdeka (AM). Jangan memaksa orang lain untuk memilih anda, jangan menganggap orang lain tidak punya hak untuk di pilih atau memilih," sebut Tgk Syekhi dalam pesan singkat BleckBerrynya.

"Semua kita wajib tuntut merdeka, ya merdeka dari kemiskinan, mardeka dari kebodohan, merdeka untuk semua kita bebas dalam berpolitik tanpa pemaksaan dll. Pada mulanya kita sangat tidak setuju terjadinya kesepakatan damai antara GAM vs RI, alasannya pembicara damai tersebut tidak dilibatkan tokoh - tokoh revolusioner (tidak duduk pakat sesama GAM seluruh dunia), karena perdamaian tersebut hanya dijadikan kepentingan pribadi dan kelompok Malek Mahmud cs dll," urainya.

Akibat dari perdamaian tersebut justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, akhirnya tidak aman, makmur, rakyat tidak pernah menikmati kesejatraan, yang aman, damai, sejahtra justru kelompok mareka.

Hal ini di sampaikan Tgk Syekhi terkait kerusuhan yang terus terjadi saat ini di Aceh, "ini indikasi gendang perang saudara segera terjadi di Aceh, karena GAM sudah dalam partai, dulu GAM perangnya dengan RI, karena kita menolak partai di Aceh, akiban rezim Soeharto yang sangat zalim, sekarang rezim Zaini dan muzakir, yang zalim (kenjamnya) melebihi rezim Soeharto, mareka sangat arogan, sombong, meneror bangsa sendiri, ini rill yang terjadi saat ini di Aceh," ujar Tgk Syekhy.

"Partai sumber perpecahan sesama mantan Kombatan GAM dan sesama rakyat di Aceh, itu akibat partai, kita jadi pecah belah, waktu belum ada partai, GAM bersatu di seluruh dunia, hari ini kita pecah itu realita, yang potong tali perjuangan itulah si Malek Mahmud wali sesat, bukan Irwandi," tegasnya.

"Tgk Syekhy menambahkan, yang menghancurkan GAM dari awal itulah si wali sesat yang menjual perjuangan AM, yang menghancurkan bangsa Aceh, itulah rezim Zikir / PA, bukan Irwandi, Irwandi sudah pernah membangun Aceh, dengan gagasan pro rakyat, peugah beu lagee na,rezim dinoe peu nyang ka di pubuet? (ngomong seperti yang ada, Rezim sekarang apa yang sudah di perbuat)," sebut Tgk Syekhy dalam bahasa Aceh.

Datok Zaini cs, Malek cs, PA cs resmi sudah menjadi perpanjangan tangan Indonesia untuk memutus tali perjuangan Aceh merdeka, dan resmi sudah ucap sumpah Setia pada NKRI didadanya dan di kepalanya nempel Burung Garuda, sia sialah pengorbanan harta dan nyawa para syuhada dan para ulama, ini nyata-nyata mareka cs, telah mengkianati pada sumpah perjuangan harga mati Merdeka untuk Aceh, maka mareka wajib bertanggung jawab terhadap perjuangan Aceh dan mareka-merekalah, Doto Zaini cs Malek cs, PA cs, sebagai Pengkhianat perjuangan Aceh.

"Ini perlu disampaikan (sosialisasi) pada seluruh rakyat Aceh agar jangan salah persepsi lagi, yang mana tokoh perjuangan dan yang mana pengkianat, saya, syekhy atas nama bangsa Aceh seluruh dunia akan meminta pertanggung jawaban atas segala bentuk pengkiatan perjuangan Aceh oleh Malek cs, dan PA cs, secara formal dan secara informal. Kemudian secara terus menerus berusaha untuk mempersatukan Anak bangsa yang masih komit pada perjuangan Aceh khususnya para mantan TNA, GAM dalam maupun GAM yang berdomisili di luar negeri, termasuk GAM yang bersatus pejabat Indonesia.

"Kepemimpinan mereka dihasilkan dengan cara-cara melanggar kemanusian / tidak Demokratis dan mereka telah menciptakan permusuhan/ perpecahan sesama anak bangsa, jelas mareka sebagai dalang pengkianat Perjuangan Aceh, tentu mareka tidak pantas / tidak punya hak utk memimpin Aceh".

"Kami atas nama bangsa yang tetap komit pada perjuangan Aceh, menghibau kepada semua bangsa Aceh, mari kita bersatu untuk menganyang segala bentuk ke zaliman di Aceh yang di lakukan oleh Malek cs dan PA cs, dan sampaikan berita ini ke semua anak bangsa".

"Seharusnya mareka jangan lagi menyebar ke bohongan dan janji-janji yang menyesatkan, sehingga mengakibatkan Aceh berpotensi tidak kondusif," pungkas Syekhy.(bhc/kar)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2