Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Perampokan
Tiga Pelaku Perampokan Menewaskan Pasutri Bos Garmen Berhasil Ditangkap
2017-09-13 17:36:33
 

Penemuan Sepasang Jasad di Sungai Klawing Purbalingga.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim gabungan Polda Jawa Tengah dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku perampokan dan pembunuhan yang menewaskan Husni Zarkasih (57 tahun) dan Zakiyah Masrur (53) yang merupakan bos garmen Alton Kids. Satu tersangka berinisial AZ adalah mantan supir yang dipecat.

Kepala Bidang Hubugan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan hingga kini ketiga pelaku AZ, EK, SU masih berada di wilayah Semarang, bersama dengan tim yang menangkap mereka.

"Sekarang pelaku masih di Semarang," kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/9).

Ketiga pelaku itu ditangkap di kawasan Grobogan, Jawa Tengah. Saat ditangkap, ketiganya berada di salah satu hotel disana dan sedang hura-hura.

"Ditangkap disebuah hotel di Grobogan sedang foya-foya di karaoke," ujarnya.

Pelaku berinisial AZ dihadiahi timah panas oleh polisi karena mencoba melarikan diri saat ditangkap.

Diduga motip pelaku pembunuhan dilakukan karena sakit hati.

Sebelumnya, sepasang suami istri, Husni Zarkasih dan Zakiya Husni Masrur ditemukan tidak bernyawa di Sungai Klawing Dusun Penisihan RT 001/01 Palumbungan Bobotsari Purbalingga Jawa Tengah pada Senin (11/9/2017) lalu. Setelah diperiksa keduanya merupakan warga Jalan Pengairan No.21 RT 11/06 Bendungan Hilir Tanah Abang Jakarta Pusat.

Ketika ditemukan, kedua mayat terbungkus bad cover, dengan tangan dan kaki yang terikat tali. Polisi juga menemukan mukena, sarung, baju koko, peci, sandal, tali, dan batu bercak darah. Di jembatan ditemukan dua bercak darah. Besar kemungkinan korban dibawa menggunakan mobil dan dibuang ke jembatan.

Husni dan Zakiyah diduga dirampok di rumahnya, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat pada Minggu (10/9/2017). Mereka kemudian dibawa pergi menggunakan mobil. Husni dan Zakiyah adalah pengusaha garmen. Saat perampokan, emas, isi brankas, dan mobil raib dari rumahnya.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Perampokan
 
  3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
  Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
  Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
  Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
  Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2