Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Gempa
Tim Psikologi TNI Kogasgabpad Bantu Pulihkan Trauma Warga Lombok
2018-09-12 09:00:10
 

 
LOMBOK, Berita HUKUM - Tim Psikologi TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) memberikan bantuan pemulihan trauma psikologis bagi warga terutama anak-anak pasca gempa bumi yang terjadi di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Tim Psikologi TNI Kogasgabpad bersama dengan para relawan membantu dukungan psikologis, diantaranya melalui ceramah motivasi bagi orang tua dan play games psikologi untuk anak-anak di tempat pengungsian Desa Balai Kuwu, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (11/9).

Ketua Tim Psikologi TNI Kogasgabpad Mayor Kes NH. Prasetyo, M.Psi. seusai memberikan ceramah motivasi kepada warga mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini adalah untuk membantu memulihkan trauma warga terutama anak-anak, untuk segera bangkit dengan melakukan berbagai kegiatan pasca gempa yang telah mengguncang wilayah Lombok.

"Tim Psikologi TNI Kogasgabpad melakukan sebuah terapi yaitu story telling, dimana anak-anak ini bisa meluapkan emosinya melalui permainan psikologi, mendengarkan cerita dan motivasi yang membuat mereka untuk bangkit," tuturnya.

Menurut Mayor Kes NH. Prasetyo, pada umumnya anak-anak kalau mengalami trauma ataupun masalah cenderung dipendam dan tidak bisa mengucapkan kata-kata, sehingga perlu difasilitasi dengan berbagai terapi psikologi maupun diberikan trik-trik psikologi. "Dengan harapan, mereka bisa melupakan kesedihan dan dapat bersekolah lagi seperti semula. Berbeda dengan penanganan psikologi orang tua, salah satunya dengan psikologi edukasi," katanya.

"Kita juga menjelaskan kepada warga tentang fenomena gempa dan tsunami. Itu penting sekali, sehingga dengan pengertian yang baik kondisi psikologi mereka lebih tenang," ujarnya.

Sementara itu, untuk memaksimalkan membantu memulihkan warga yang sedang mengalami trauma, Tim Psikologi TNI Kogasgabpad bersama-sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), Guru Garis Depan (GGD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta relawan-relawan yang sedang melaksanakan sebuah pelayanan konseling di daerah Lombok.(TNI/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Gempa
 
  Gempa Mematikan 7,8 SR di Turki dan Suriah, Total Korban Meninggal Sedikitnya 3.500 Orang
  Team AREA DPD Bekasi Peduli Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Bumi Cianjur
  6 Orang Meninggal dalam Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Malang
  Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat
  Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2