Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Kasus Century
Timwas Century Akan Memanggil Jusuf Kalla dan Antasari Azhar Pekan Depan
Wednesday 05 Sep 2012 13:35:31
 

Wakil Ketua DPR, Pramono Anung (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Pengawas (Timwas) Bank Century di DPR RI, Selasa (5/9) di Jakarta, menggelar rapat untuk membahas rencana pemanggilan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta bekas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar pada 12 September mendatang.

“Rapat memutuskan tim kecil berkait jadwal terutama rencana pemanggilan Antasari dan Pak Jusuf Kalla, karena ada beberapa hal temuan berdasarkan temuan berkembang”, kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung.

Menurut Pram, selama ini Kepolisian dan Kejaksaaan sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Hanya kinerja KPK kurang memuaskan berkait perkembangan kasus tersebut.

“Dari penegak hukum seperti Polri dan Kejaksaan praktis sudah mnyelesaikan tugasnya. Tapi KPK sampai hari ini belum ada hasil memuaskan dengan begitu perlu pemanggilan Pak Jusuf Kalla dan Antasari”, ujarnya.

Menurut Pramono, hasil dari pertemuan tersebut nantinya, sepekan kemudian akan di kroscek kepada Komisi pemberantasan Korupsi (KPK). Namun juru bicara KPK, Johan Budi mengaku pihaknya belum menerima undangan Timwas Century di DPR RI tersebut.

“Memang akan ada rencana pertemuan dengan Timwas Century di DPR. Namun sampai saat ini KPK belum menerima kepastian jadwalnya”, ujarnya.

Johan menampik, KPK lamban bekerja mengusut skandal korupsi besar tersebut. Dikatakan, selama ini KPK sudah maksimal bekerja mengusut setiap skandal korupsi yang dilaporkan. Namun KPK bekerja dengan sangat teliti, sehingga tidak ada pihak yang salah justru dibiarkan bebas dan pihak yang tidak bersalah malah diadili.(lin/yst/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Kasus Century
 
  Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
  SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
  Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
  Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
  Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2