Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Perampokan
Toke Padi Luka Parah Jadi Korban Perampokan Bersenpi Rp17 Juta Raib
Saturday 21 Mar 2015 07:49:01
 

Abdul Manaf Nurdin korban permpokan bersenjata api saat ini di rawat di ruang ICCIU BLUD, Langsa.(Foto: BH/kar)
 
ACEH, Berita HUKUM - Perampokan bersenjata api ( Senpi) dan pisau kembali terjadi Jum'at (20/3) sekitar pukul 19:00 wib di kota Langsa, korbannya diketahui bernama Abd. Manaf Nurdin (40) warga Cinťa Raja kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa. Saat ini korban mengalami penusukan di leher dan di rawat secara intentif di ruang ICCIU Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kota Langsa.

Menurut keterangan dari A. Manaf (korban) sebelumnya, dirinya didatangi oleh seseorang ke gudang ditempat usahanya membeli padi dengan menawarkan kepada korban di belikan padi pelaku.

Kemudian, korban berangkat bersama dengan membawa uang dan goni, sesampainya di perbatasan Desa Matang Seutui dan Simpang Wie sudah ada teman pelaku yang menunggu, kemudian memukul kepala korban dengan popong senjata api, menendang di dada kemudian menusuk lehernya dengan pisau yang telah di persiapkan.

Sementara, warga masyarakat di sekitar tempat dimana ditemukan korban, tidak mengetahui persis kronologis, menurut mereka yang enggan menyebutkan namanya pada awak media ini, mereka baru tahu ada kejadian di matang Seutui, setelah datang seorang wanita dengan mengenderai sepeda memberi tahu ada korban perampokan.

Menurut sumber lagi korban datang ke Desa Matang Seutui sekitar pukul 19:00 Wib usai shalat Magrib, sempat berpapasan dengan warga yang hendak mengikuti tahlilan.

Hal yang sama juga di sampaikan salah seorang keluarga korban Abd. Rahman (50) menurutnya, pertama korban di telpon di suruh bawa goni dan uang untuk membeli padi.

Sementara itu, Istri korban yang belum di ketahui namanya saat di tanyai, pada awak media menyebutkan, dirinya tidak mengetahui persis bagaimana suaminya berangkat untuk mengantar uang dan goni tersebut, "saya tidak tau pak, karena saya pada saat kejadian memang sudah di rumah sakit ini, untuk membesuk salah seorang keluarga yang di opersi," ujar Istri korban.(bhc/kar)



 
   Berita Terkait > Perampokan
 
  3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
  Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
  Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
  Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
  Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2