JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Ketua DPC Cilacap Partai Demokrat, serta salah seorang dari Loyalis Anas Urbaningrum di PPI Tri Dianto menegaskan tuduhan Wamenkum HAM Denny Indrayana kepada dirinya dinilai salah alamat. Dia menyatakan haram hukumnya bila meminta maaf terhadap Denny.
"Kalau mau melaporkan Ma'mun Murod silahkan saja. Saya tidak takut, karena saya tidak tahu apa-apa. Yang ungkap pertemuan itu yaitu Ma'mun Murod di KPK," ujar Tri Dianto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/1).
Dia menjelaskan, haram baginya untuk meminta maaf kepada Denny karena pernyataan adanya pertemuan Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana di kediaman Presiden SBY di Cikeas Bogor, Triadianto hanya mefoto Cofy pernyataan Murod kepada wartawan yang menanyakan tentang pertemuan tersebut.
"Kalau mau melaporkan Tri Dianto ke Mabes ya silahkan, monggo. Hari ini saya katakan, haram untuk saya meminta maaf kepada Denny Indrayana," tegasnya lagi.
Sementara itu, Denny Indrayana, mengendarai Toyota Camry hitam dengan nomor polisi B 1409 RFJ mengenakan baju batik motip corak Banjarmasin, Kalimantan datangi Mabes Polri dengan di damping 2 pengacaranya, dari kantor law yer Muchtar Ali, SH, dan Alex Lay, SH, namun Alex Lay sendiri sedang dalam kondisi sakit.(bhc/put) |