JAKARTA, Berita HUKUM - Di tengah berbagai masalah yang sedang dihadapi bangsa saat ini, khususnya menghadapi Pemilu 2014, adalah waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi kondisi ketahanan nasional dewasa ini. Dengan mengetahui situasi terkini, maka diharapkan dapat membangun kembali bangsa yang sedang mengalami cobaan berat ini.
Anggota Komite Konvensi Rakyat, Jenderal (Purn) Try Sutrisno, mengatakan bahwa untuk membenahi bangsa yang sedang dibelit korupsi, utang luar negeri yang semakin membengkak, dan juga nilai-nilai Pancasila yang semakin pudar, tentu dibutuhkan seorang pemimpin yang berkualitas. “Seharusnya tokoh bangsa yang berkualitas, jujur, dan berani diberi kesempatan untuk memimpin negeri ini,” kata Try Sutrisno di Jakarta, Jumat (6/12).
Mantan Wakil Presiden ini juga mengimbau agar kader-kader terbaik bangsa untuk mendaftar dan mengikuti Konvensi Rakyat. Menurutnya, sebaiknya tidak hanya partai politik yang mengadakan Konvensi, melainkan kelompok independen seperti Konvensi Rakyat juga harus diberi kesempatan. “Ini adalah bagian dari kritik masyarakat terhadap situasi politik yang ada, dimana korupsi makin merajalela dan degradasi moral yang melanda para politisi kita,” ujarnya.
Bahkan Try Sutrisno melontarkan kritik terhadap sistem politik yang ada sekarang, dimana menurut Undang-Undang Pemilihan Presiden maka hanya partai politiklah yang bisa mengajukan calon presiden. Try mengatakan, “Sistem yang ada membuat mereka yang maju sebagai calon presiden hanya mereka yang punya uang, yang belum tentu berkualitas.”
Try Sutrisno juga mengingatkan, demi mengantisipasi moralitas bangsa yang sedang digerogoti nilai-nilai kapitalistik, egosentrisme, dan juga wawasan kedaerahan yang sempit, maka seluruh komponen bangsa mesti sadar kembali dan mengamalkan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Falsafah Bangsa. Ia menambahkan, nasionalisme diperlukan agar kondisi bangsa dan negara dapat pulih kembali sesuai dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Komite Konvensi, Rommy Fibri, mengatakan bahwa siapapun kader terbaik bangsa bisa mendaftarkan diri untuk ikut Konvensi Rakyat. “Apakah mereka sudah memiliki partai politik atau tokoh nonpartai, tidak ada masalah karena Konvensi Rakyat sifatnya sangat terbuka,” ujar Rommy.(rls/krt/rom/bhc/sya)
|