TUNIS (BeritaHUKUM.com) – Kepolisian Tunisia pada Rabu (7/9) waktu setempat, menangkap Jenderal Khouildi Hamidi. Ia merupakan satu dari beberapa pembantu terdekat Moammar Khadafi, kata laporan radio FM lokal Mosaique pada Kamis (8/9).
Seperti diberitakan Associated Press, Khouildi ditangkap di Bandara Carthage Tunis, ketika para pejabat Libia berusaha melarikan diri keluar dari negara tersebut bersama keluarganya. Dia diperiksa oleh Jaksa Agung pada Kamis dan didakwa dengan tuduhan memasuki Tunisia secara ilegal, kata laporan itu.
Khouildi Hamidi merupakan seorang petugas yang membantu Khadafi mengambil alih kekuasaan pada kudeta tahun 1969 dari kekuasaan Raja Idris. Hingga Khadafi terguling, ia sangat loyal terhadap atasannya itu.
Sementara itu, satu rombongan besar kendaraan militer dan sipil dari Libia memasuki Niger. Namun para pejabat setempat membantah Khadafi berada di dalam negerinya itu. Rombongan tersebut memasuki wilayah Sahelia dan bergerak melewati kota Agadez, kubu bekas pemberontak Tuareg, yang pernah didukung Khadafi. Kementerian Luar Negeri AS pun tak percaya Khadafi berada di antara kelompok tersebut.(mic/sya)
|