Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Politik
Turunnya Etika Politik Para Elit Politik
2017-04-05 14:20:31
 

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, DR. Drs. Paris RA Jusuf, S.Sos i, M.Si.(Foto: Istimewa)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - "Elit politik baik dari kalangan eksekutif, legislatif, dan yudikatif mulai dari tingkat pusat sampai daerah semakin turun menjadi panutan masyarakat, akibat semakin rendahnya etika politik yang mereka perlihatkan pada masyarakat," ujar Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, DR. Drs. Paris RA Jusuf, S.Sos I., M.Si pada Focus Group Discussion (FGD), Selasa (4/4).

Menurut Paris, saat ini batas antara kebenaran dan munafik dalam politik sudah tidak jelas. Selain hilangnya rasa malu ketika elite politik menjadi tersangka korupsi, hal lain yang menjadi kerap menjadi masalah adalah kurangnya kepekaan pada krisis wakil rakyat negeri ini. Masalah pelanggaran etika selalu menjadi perdebatan hangat, yaitu anggota dprd yang sering membolos, tapi apakah perilaku membolos akan berkurangnya atau tidak, semuanya akan bergantung pada kesadaran anggota dprd sendiri.

"Tidak konsisten dalam mengemban amanah rakyat dan hanya mementingkan kepentingannya sendiri," cetus Paris.

Padahal lanjut paris, etika politik merupakan prinsip moral tentang baik-buruk dalam tindakan atau perilaku dalam berpolitik. Etika politik juga dapat diartikan sebagai tata susila (kesusilaan), tata sopan santun (kesopanan) dalam pergaulan politik.

"Kita perlu Pahami dan terapkan kembali nilai2 kebangsaan, Pancasila falsafah bangsa Indonesia miliki makna yang luas dan mendasar dalam kehidupan bangsa Indonesia agar dapat menata seluruh aspek kehidupan bermasyarakat-berbangsa-bernegara," pungkas politisi Golkar ini.(bh/shs)



 
   Berita Terkait > Politik
 
  Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
  Dasco Gerindra: Prabowo dan Megawati Tak Pernah Bermusuhan, Saya Saksinya
  Moralitas dan Spiritualitas Solusi Masalah Politik Nasional Maupun Global
  Tahun Politik Segera Tiba, Jaga Kerukunan Serta Persatuan Dan Kesatuan
  Memasuki Tahun Politik, HNW Ingatkan Pentingnya Siaran Pemberitaan yang Sehat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2