Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    

UKP4 Serahkan Hasil Evaluasi Kinerja Para Menteri
Friday 19 Aug 2011 21:25:03
 

Kuntoro Mangkusubroto (Foto: Istimewa)
 
JAKARTA-Hasil evaluasi kinerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II semester I tahun 2011, sudah diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Sudah saya naikkan (serahkan) kepada Presiden," ujar Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto di Jakarta, Jumat (19/8).

Progress evaluasi tersebut, jelas dia, yakni laporan enam bulan pertama tahun 2011. Evaluasi tersebut merupakan penilaian kinerja serta tolak ukur yang dipakai adalah target capaian 356 rencana aksi dalam RKP 2011. "Enam bulan, dari Januari hingga Juni 2011. Saya sertakan pula seluruh dokumennya kepada Presiden," ujar Kuntoro.

Saat ditanya mengenai hasil penilaian UKP4, Kuntoro enggan untuk mengungkapkannya. Tapi untuk laporan kinerja 2011, dokumen laporan UKP4 tidak hanya secara statistik, melainkan pula melapirkan laporan kualitatif. "Kami rasa tidak cukup jika hanya statistik, tanpa penjelasan. Satu setengah tahun sudah cukup bagi UKP4 untuk melakukan analisa yang kualitatif, mengapa kinerja menteri menurun atau baik," tukasnya.

Menurut Kuntoro, laporan kinerja tersebut berbeda dengan yang diungkapkan Presiden bahwa kurang dari 50 persen pelaksanaan dari 77 arahan dan perintah tertulis dari Presiden SBY. Laporannya berupa kinerja yang telah dilakukan para anggota kabinet. “Laporan ini berbeda dari sebelumnya. Nanti biar Presiden yang menindaklanjutinya. Kami hanya melaporkannya,” tutur dia.

Sebelumnya, dari hasil evaluasi kinerja menteri tahun 2010 , UKP4 menyimpulkan bahwa kinerja KIB II mengecewakan, terutama dalam hal koordinasi. Hal ini berbeda dengan laporan menteri bersangkutan yang mengklaim kinerja bagus di bulan-bulan awal.(mic/irw)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2